• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Nenek Moyang Orang Papua dan Australia Pernah Menetap di Baturaja

Rabu, 29 Mei 2013 14:29 WIB
Nenek Moyang Orang Papua dan Australia Pernah Menetap di Baturaja
TRIBUN SUMSEL / : Retno
Ketua Tim peneliti peradaban di lingkungan Tiga OKU, dari Arkenas, Adhi Agus mengatakan penemuan enam individu kerangka manusia purba ini yang terlipat dua di Gua harimau Desa Padangbindu, Kab OKU, terbilang menarik dan unik. 

TRIBUNNEWS.COM, BATURAJA -  Ketua Tim peneliti peradaban di lingkungan Tiga OKU, dari Arkenas, Adhi Agus mengatakan penemuan enam individu kerangka manusia purba ini yang terlipat dua di Gua harimau Desa Padangbindu, Kab OKU, terbilang menarik dan unik.

Penemuan ini merupakan penemuan kerangka terlipat saat dikubur ini merupakan yang pertama di Gua Harimau. Untuk usia kerangka baru ini, belum bisa dipastikan, sebab usia kerangka baru bisa diketahui setelah ada  hasil penelitian analisis carbon dating, dari paleoantropolog.

"Sampel tulang sudah kita ambil. Yang jelas. Kalau dilihat dari kondisi dan bentuk kerangka usia diperkirakan di atas 3000 tahun. Tapi untuk pastinya kita menunggu hasil penelitian analisis carbon dating," kata Adhi kepada TribunSumsel.com, Rabu (29/5/2013).

Ia menjelaskan, ke enam individu keranga ini ditemukan, di posisi galian kubur I.74, I.75 dan I.76. Kedalaman galian mulai 70 centi meter- 1 meter dari permukaan tanah. "Individu kerangka yang ditemukan ras australomelanesoid, ras mongoloid (penutur austronesia). Total seluruh penemuan sebanyak 74 kerangka," katanya.

Prof DR Harry Truman S Simanjuntak mengatakan pihaknya berhasil mengungkap catatan baru berupa temuan individu kerangka dari ras Australoid yang merupakan nenek moyang bagian Timur Indonesia (Papua).

“Kita menemukan individu baru yaitu Ras Australoid, penemuan ini semakin melebarkan catatan kita, yang mana sebelumnya hasil penggalian kita menemuakan ras Mongoloid. Diperkirakan ras Australoid ini sudah menghuni Goa Harimau sejak 15.000 tahun silam jauh sebelum ras mongoloid yang hidup di kisaran 3000 tahun silam,” kata Prof Truman.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Sumsel
0 KOMENTAR
1843551 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas