• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

KPU Lampung Coret Tiga Caleg PKPI

Minggu, 2 Juni 2013 11:08 WIB
KPU Lampung Coret Tiga Caleg PKPI
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Rumor banyak caleg dicoret oleh KPU dalam penyusunan daftar calon sementara (DCS) dibantah oleh KPU Lampung. KPU menegaskan hanya mencoret tiga nama caleg, dan ketiganya berasal dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Tidak banyak yang dicoret, hanya tiga nama, ketiganya dari PKPI," kata Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih yang dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (1/6/2013).

Namun, Handi enggan menyebutkan ketiga nama ini. Menurutnya, alasan KPU mencoret ketiganya, karena banyak terdapat kekurangan dalam persyaratan berkas administrasi.

"Yang jelas berkas administrasi kurang, kalau rinciannya saya tidak hafal," akunya.

Selain dicoret karena tidak memenuhi syarat, ada juga caleg yang dinyatakan belum memenuhi syarat. "Beda antara yang belum memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat, kalau yang tidak memenuhi syarat itu yang kita coret, kalau yang belum memenuhi syarat itu biasanya anggota DPRD yang pindah partai," kata dia.

Caleg yang pindah partai dan belum melampirkan pengunduran diri, maka dinyatakan belum memenuhi syarat.

"Kalau belum ada pengunduran diri yang ditandatangani sekwan atau ketua DPRD, itu belum memenuhi syarat, ditunggu sampai 1 Agustus agar mereka melengkapi persyaratan. Kalau tidak dilampirkan sampai 1 Agustus jadi tidak memenuhi syarat, dan kita coret juga," jelasnya.

Saat ini, ada tiga anggota DPRD yang kembali mencalonkan dari Partai Gerindra belum melampirkan surat pengunduran diri tersebut.

"Mereka sebelumnya dari partai lain dan mencalon kembali melalui partai Gerindra," kata Handi menolak menyebut nama ketiganya.(beni yulianto)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
0 KOMENTAR
1858022 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas