• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Waspadai Konflik Pemilihan Wali Kota di Jambi

Minggu, 2 Juni 2013 00:52 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Jelang Pemilihan Wali kota Jambi yang akan dihelat 29 Juni mendatang, masyarakat diminta untuk mewaspadai adanya potensi konflik.

Potensi konflik ini terjadi mulai dari pemilih eksodus, modus penggelembungan suara, hingga potensi bentrok fisik. Dari potensi itu ada daerah yang diprioritaskan untuk diawasi. Bahkan potensi konflik itu bahkan sudah muncul jauh sebelum pelaksanan pilwako itu sendiri.

Seperti yang disampaikan Ketua Lembaga Pemantau Pilwako Forum RT Anas Bafadhol, potensi konflik yang akan muncul itu tidak jauh dari konflik pilwako periode lalu. Harusnya ini menjadi pelajaran agar konflik itu tidak terjadi, apalagi potensi konflik tersebut sudah terjadi.

"Potensi konflik yang akan terjadi adalah mulai dari membagi-bagikan sembako hingga penggelembungan suara dan eksodus pemilih," ujar Anas Bafadhal pada Tribun, Sabtu (1/6).

Anas menambahkan potensi konflik seperti penggelembungan suara terjadi dengan berbagai cara. Pertama adalah tingkat kecurangan yang melibatkan pengurus RT sebagai tim sukses calon.

Menurutnya setiap TPS nantinya akan diberikan 2,5 persen kertas tambahan dari DPT yang ada, dari situlah akan ada yang menyalahgunakan surat suara tersebut.

"Kalau saja ada 10 suara per TPS yang di tambahi, maka kalau dijumlahkan TPS yang ada, akan signifikan," katanya lagi.

Untuk itu dia minta, jika ada surat suara yang berlebih untuk disobek atau dihancurkan, untuk dapat meminimalisir kecurangan yang ada.

Selain itu dia juga mengatakan adanya eksodus pemilih. Menurutnya hal itu sudah terjadi hingga saat ini. Modusnya adalah dengan meminta surat pindah sementara dari RT agar dapat dimasukkan dalam DPT.

"Ada informasi yang masuk dalam DPT dengan meminta surat pindah sementara tanpa ada laporan sebelumnya," katanya lagi.

Menurutnya terkait dengan potensi konflik fisik belum ada indikasi. Namun jika para tim sukses tingkatan elit mulai melakukan penggerakan massa yang signifikan terhadap tim lainnya maka hal ini akan terjadi. Ini dapat terlihat dari banyaknya pengrusakan baliho-baliho calon, sehingga memicu konflik.

"Namun sebenarnya konflik irisan fisik itu karena ulah timnya sendiri," katanya.

Anas meminta agar masyarakat Kota Jambi mewaspadai potensi konflik tersebut, agar tercipta pemilu wali kota yang jujur dan adil.(arn)

Editor: sanusi
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1857311 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas