Kamis, 2 Juli 2015
Tribunnews.com

Herman Jumat Masan Dikawal Polisi Bersenjata

Selasa, 4 Juni 2013 00:25 WIB

Herman Jumat Masan Dikawal Polisi Bersenjata
ist

Laporan Wartawan Pos Kupang, Okto Manehat

TRIBUNNEWS. COM, MAUMERE -- Sidang lanjutan kasus temuan tiga kerangka manusia yang menyeret terdakwa Herman Jumat Masan digelar di tempat kejadian perkara (TKP) di Rumah Pembinaan Tahun Orientasi Rohani (TOR) para frater (calon pastor) yang saat ini menjadi lokasi SMK Perawat Lela, Senin (3/6/2013).

Terdakwa pembunuhan ini memasuki lokasi TKP dengan dikawal oleh sejumlah pasukan tentara bersenjata.

Menjawab pertanyaan Hakim Ketua Pengadilan Negeri (PN) Maumere, Bislin Sihombing, S.H, tentang penggalian dan penguburan Mery Grace, Herman Jumat Masan mengatakan, ia menggali kubur untuk Mery Grace sekitar 07.00 Wita, setelah itu menguburkan Mery Grace sekitar pukul 09.00 Wita. "Saat itu para frater ikut kegiatan di rumah induk di Ritapiret," ujarnya.

Pantauan Pos Kupang, Senin (3/6/2013), awal sidang dibuka di ruang sidang utama Kantor PN Maumere. Sidang dibuka Hakim Ketua, Bislin Sihombing, S.H. Ia didampingi dua anggota hakim, Gustaf Kupa, S.H, dan Miduk Sinaga, S.H.

Terdakwa Herman Jumat Masan didampingi dua dari tujuh penasehat hukumnya, yaitu Marianus Renaldi Laka, S.H dan Marianus Moa, S.H.

Hakim Bislin Sihombing setelah membuka sidang menanyakan kesiapan JPU dan penasehat hukum untuk melanjutkan sidang dengan pemeriksaan di TKP. JPU Winarko menyatakan kesiapannya.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas