Sabtu, 7 Maret 2015
Tribunnews.com

Pesona Pulau Durai Yang Mendunia

Selasa, 4 Juni 2013 05:26 WIB

Pesona Pulau Durai Yang Mendunia
backpackerindonesia.com
Pasir putih di Pulau Durai 

TRIBUNNEWS.COM -- Wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang terletak di sekitar perairan Laut Cina Selatan, ternyata memiliki keistimewaan tersendiri. Dimana panorama bawah airnya menjadi salah satu daya tarik tersendiri, yang bisa ditawarkan. Khususnya untuk pengembangan pariwisata bahari.

Salah satu tempat yang selalu menimbuulkan decak kagum para wisatawan antara lain Pulau Bawah yang memiliki keindahan bawah lautnya, serta Pulau Durai, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang memiliki panorama alam yang indah berupa hamparan pasir putih serta merupakan tempat habitat penyu belimbing (Dermocheyls Coriacea).

Sofyan, Kepala Bidang Promosi Pariwisata Disbudparpora Anambas kepada awak media menuturkan, pulau Durai telah diusulkan sebagai kawasan konservasi ke Pusat, untuk dijadikan Wisata Konservasi Penyu.

"Tidak hanya pantainya yang indah, pulau ini dipenuhi penyu pada sore hari. Ini merupakan salah satu wisata andalan di Anambas," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, semenjak tahun 2009 hingga tahun 2012, konservasi alam yang ada di Pulau Durai telah di kelola dengan baik oleh perusahaan Minyak dan Gas Primer Oil di Pulau Durai, Kecamatan Palmatak. Bahkan dalamn kurun waktu tersebut telah melepas 163.953 tukik atau anak penyu ke habitat aslinya di Kawasan Konservasi tersebut.

Abu Hanifa, Corporate Social Responsibility (CSR) Primer Oil saat menghubungi Bintan News beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa jenis tukik yang dilepasnya terdiri dari beberapa jenis, mulai dari penyu belimbing, penyu lekang dan penyu hijau. Namun demikian jumlah penyu hijau atau penyu sisik mendominasi diantara jenis tersebut.

Dan dari data yang ada, sepanjang empat tahun tersebut, juga diketahui sebanyak 2320 penyu yang bertelur dibibir pantai dengan total sarangnya mencapai 1.659 sarang.

Halaman123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Batam
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas