Selasa, 26 Mei 2015
Tribunnews.com

Polisi Kesulitan Tangkap Maling Alat Pemantau Tangkuban Parahu

Jumat, 7 Juni 2013 06:36 WIB

Polisi Kesulitan Tangkap Maling Alat Pemantau Tangkuban Parahu
www.potlot-adventure.com
Obyek wisata alam Tangkubanparahu Jawa Barat

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG --  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memasang kembali sejumlah alat pemantau aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu yang pada beberapa minggu lalu hilang dicuri.

Dengan kembali dipasangnya sejumlah alat pemantau seperti seismometer, repeater, baterry accu, dan peralatan lainnya, meringankan tugas para pemantau gunung api di pos pengamatan Gunung Tangkubanparahu. Sebab mereka tak perlu lagi melakukan pemantauan dengan cara manual seperti yang mereka lakukan dalam beberapa minggu terakhir.

"Sekarang kami tidak perlu lagi melakukan pemantauan di areal kawah atau mengukur gas seperti minggu-minggu lalu," ujar petugas pemantauan Gunung Tangkubanparahu, Ilham Mardikayanta, saat ditemui di Pos Pengamatan Tangkubanparahu, di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (6/6/2013).

Ilham mengatakan pekan lalu petugas telah memasang seismometer yakni alat untuk mengukur getaran di areal kawah. Dengan adanya alat tersebut, kata Ilham, setiap getaran atau aktivitas vulkanik Gunung Tangkubanparahu sekecil apa pun akan terpantau.

Berbeda dengan minggu lalu, saat wilayah Lembang dan sekitarnya diguncang gempa bumi dengan kekuatan 3,4 Skala Richter (SR), getaran gempa tersebut tidak terekam seismograf akibat hilangnya seismometer yang dipasang di areal Kawah Ratu.

"Waktu gempa itu kami juga sempat was-was karena khawatir gempa itu akan berdampak pada peningkatan aktivitas Tangkubanparahu. Apalagi gerakan gempanya sama sekali tidak terekam di alat kami," ujar Ilham.

Ilham berharap hilangnya sejumlah peralatan pemantau aktivitas vulkanik Gunung Tangkubanparahu, menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga peralatan yang dipasang di areal kawah untuk memantau aktivitas Gunung Tangkubanparahu.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas