• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribunnews.com

Kasus Pemukulan Pramugari, Kapolsek Pusing Tiap Hari Ditelepon Wartawan

Minggu, 9 Juni 2013 01:50 WIB
Kasus Pemukulan Pramugari, Kapolsek Pusing Tiap Hari Ditelepon Wartawan
Bangka Pos/Alza Munzi Hipni
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Zakaria Umar Hadi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

TRIBUNNEWS.COM – Kapolsek Pangkalanbaru, Iptu H. Wagino, mengaku kebanjiran telepon masuk, khususnya dari kalangan wartawan yang ingin mengkonfirmasi terkait kasus pemukulan pramugari.

Namun Wagino mengatakan dirinya tetap terus memberikan jawaban terkait pertanyaan sejumlah wartawan. "Sejak kasus ini (pemukulan pramugari--) telepon saya terus berdering. Pusing juga, ada-ada saja yang menanyakan kasus itu. Tapi tetap saya jawab," kata Wagino kepada bangkapos.com (Tribunnews.com Network), Jumat (8/6/2013). Karena seringnya telepon masuk, handphone Wagino pun harus stand by di charger.

Sementara itu, pengacara tersangka Zakaria Umar Hadi, Ellisa mengatakan saat ini belum ingin memberikan tanggapan apapun atas kasus pemukulan pramugari, Nur Febriani. Ia meminta agar kasus yang dialami kakaknya itu didiamkan dulu.

Saat ini pihak keluarga cukup tertekan atas kasus tersebut. Apalagi sudah menjadi konsumsi berita nasional bahkan international. "Saya tidak mau memberikan statement dulu. Saya minta di cooling down dulu lah. Kasihan keluarga," kata Ellisa ditemui di Polsek Pangkalanbaru. Jumat (8/6/2013). Ia bersama dengan keluarga turut mengunjungi Zakaria di tahanan Polsek Pangkalanbaru.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zakaria yang menjabat Kepala BKPMD Provinsi Babel memukul Nur Febriani. Pemukulan tersebut dilatarbelakangi karena Zakaria tersinggung ditegur oleh Nur agar mematikan handphone di dalam pesawat, pada Rabu (5/6/2013).

Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Bangka Pos
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1884141 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas