Minggu, 23 November 2014
Tribunnews.com

431 Calon Jemaah Haji Asal Tasikmalaya Terancam Gagal Berangkat

Minggu, 16 Juni 2013 08:10 WIB

431 Calon Jemaah Haji Asal Tasikmalaya  Terancam Gagal Berangkat
Pemberangkatan Kloter hagi dengan pesawat

TASIKMALAYA, TRIBUN - Sekitar 431 calon jemaah haji asal Kabupaten dan Kota Tasikmalaya terancam berangkat ke Tanah Suci tahun ini, menyusul pembatasan kuota haji Indonesia hingga 20 persen. Pihak Kemendag kedua daerah tersebut masih berupaya melobi pemerintah pusat agar kuota tidak terlalu banyak berkurang.

Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dadang Rohmansyah, mengatakan jika tidak ada pengurangan kuota, Kabupaten Tasikmalaya akan memberangkatkan 1.510 calon jemaah haji. Tapi kalau pengurangan kuota terjadi, ujar Dadang, maka sekitar 301 calon jemaah haji terancam batal berangkat.

"Kami berharap ke pemerintah pusat agar pengurangan kuota untuk Kabupaten Tasikmalaya bisa ditekan lagi," kata Dadang, Jumat (14/6/2013).

Dadang mengaku terus melakukan kontak dengan pemerintah pusat untuk mengetahui kabar terkini terkait pengurangan kuota tersebut. Bahkan ujar Dadang, pihaknya berharap pembatasan dari Arab Saudi itu hanya sekadar wacana.

Sementara data dari kantor Kemenag Kota Tasikmalaya menyebutkan, jumlah calhaj yang telah melunasi biaya pemberangkatan tahun ini sebanyak 640 orang. Kalau saja pengurangan kouta jadi dilaksanakan, sebanyak 130 calon jemaah haji akan gagal berangkat.

"Kami masih berharap pengurangan kuota tersebut masih pada taraf wacana, sehingga seluruh calon jemaah haji bisa berangkat tahun ini. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan mereka yang tidak jadi berangkat. Ini akan membawa dampak psikologis. Kalau pun jadi ada pembatasan kuota, kami hanya berharap para calon jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini, menghadapinya dengan penuh keimanan," ujar Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya, Ahmad Fatoni. (stf)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jabar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas