Seluruh Guru Sidoarjo Kembalikan Uang Makan

“Seharusnya sebelum dianggarkan harus dipikir dulu yakni merevisi Perbup yang ada tidak langsung hantam kromo,” tandasnya

Seluruh Guru Sidoarjo Kembalikan Uang Makan
Banjarmasin Post/dok
ilustrasi

Laporan Wartawan Surya,Anas Miftakudin

TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO - Guru SD hingga SMA sederajat di Sidoarjo yang jumlahnya mencapai ribuan orang harus mengembalikan kelebihan uang makan yang diterima pada 2012 lalu.

Sisa uang makan yang harus dikembalikan itu setelah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akibat besaran tambahan uang makan Rp 5.000 tidak ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbub).

Jumlah uang makan yang harus dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda) mencapai Rp 772.1 juta. Pemberian uang makan pada guru itu diterima sejak Oktober, November dan Desember 2012.

Anggota Pansus Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, I Wayan Dendra mengatakan, pengembalian uang makan itu disebabkan kelalaian Pemkab Sidoarjo dalam merumuskan uang makan.

Akibatnya, dampak yang diterima guru adalah mengembalikan uang makan.

“Seharusnya sebelum dianggarkan harus dipikir dulu yakni merevisi Perbup yang ada tidak langsung hantam kromo,” tandas Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Senin (17/6).

Ketua DPC Partai Hanura itu, meminta kepada Pemkab Sidoarjo sebelum melangkah harus dilandasi payung hukum supaya tidak ada komplain.

Apalagi kebijakan ini menyangkut uang makan pada guru yang seharusnya layak menerima tapi harus dikembalikan lagi.

“Jujur saja mereka pasti ngedumel atas kesalahan kebijakan. Ini menyangkut kesejahteraan pegawai sehingga harus ada kajian, diperbolehkan atau tidak,” terangnya.

Halaman
12
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help