Kejagung Selidiki Oknum Jaksa Peras Guru

Rabu, 26 Juni 2013 03:47 WIB

Kejagung Selidiki Oknum Jaksa Peras Guru
IST
Ilustrasi pemerasan

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Kejaksaan Agung merespon aksi demonstrasi seribuan guru di Baturaja dengan mengirimkan tim untuk menyelidiki dugaan pemerasan dilakukan oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Baturaja, Kabupaten OKU.

Tim terdiri dari tiga jaksa pengawas dipimpin Inspektur II Jamwas Kejagung I Ketut Arthana. Proses klarifikasi dilakukan secara maraton, sejak Senin (24/6/2013), di kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel dan dilanjutkan, Selasa (25/6/2013).

Sejumlah pihak diklarifikasi yakni Kepala Kejari Baturaja Suharto, Kepala Seksi Intel Andy Suryadi, beserta seorang staf intel, Kepala Dinas Pendidikan OKU HA Tarmizi, Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Paranto, serta perwakilan Forum Komunikasi dan Solidaritas Guru (FKGS) Kabupaten OKU.

Proses pemeriksaan berlangsung selama 7 jam mulai pukul 09.00 sampai 16.00. Kejati Sumsel, Jhoni Ginting, mengatakan, untuk sementara, hasil pemeriksaan belum diperoleh. Hasil klarifikasi akan ditindaklanjuti dengan laporan ke Kejagung.
"Kejaksaan Agung melakukan klarifikasi secara maraton. Seluruhnya diklarifikasi terkait laporan, apakah itu benar terjadi," ujar Ginting.

Dia menegaskan, proses klarifikasi sebatas memastikan kebenaran oknum yang terlibat dalam tindak pidana tersebut.
"Apakah itu kebenarannya terbukti. Klarifikasi dilakukan untuk menindaklanjuti laporan yang disampaikan sejumlah guru tentang adanya oknum Kejari Baturaja terlibat tindak pemerasan kepada guru di kabupaten tersebut," kata dia.

Menurut dia, jajaran Kejati Sumsel akan menjalankan prosedur tetap jika diketahui oknum yang dimaksudkan terbukti melakukan tindakkan pemerasan. Oknum yang terbukti akan menerima hukuman sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Tidak masalah ya, tindakan kami ada protap kok, sesuai itu akan dilakukan mekanismenya," tegas Ginting meyakinkan penegakan hukum di lingkungan korps Adhyaksa Sumsel.

Senada dikatakan Asisten Bidang Intelijen Kejati Sumsel, Adil Wahyu Sh MH, proses hukum dilakukan sesuai dengan aturan dan protap yang berlaku.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help