• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribunnews.com

Briptu Rani Ditahan di Sel Khusus

Jumat, 28 Juni 2013 05:11 WIB
Briptu Rani Ditahan di Sel Khusus
Surya/Nuraini Faiq
Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA -  Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni ditahan di Polda Jatim dengan menempati sel tahanan khusus polwan di gedung Bid Propam, lantai III di posisi ujung utara.

Selain menempati sel khusus, Briptu Rani juga dijaga 24 jam penuh oleh provost dan Polwan Polda Jatim. Empat petugas bergiliran jaga dua sift, setiap sift dua petugas, untuk melakukan penjagaan ketat terhadap Rani.

Usai menjalan sidang KEPP, Rabu malam (26/6/2013), Briptu Rani langsung ditempatkan di tempat kusus selama 21 hari. Ini terkait vonis yang telah dijatuhkan kepada dia terkait SKHD (Surat Keputusan Hukuman Disiplin) yang belum dijalani. Setelah ini, dia juga harus menjalani sidang lagi terkait beberapa kasus disiplin yang telah dilakukannya.

Sejak Rani datang ke Polda, wartawan tidak diperkenankan masuk ke ruang Bid Propam. Namun, beberapa polisi di lingkup Polda menceritakan bahwa Briptu Rani seperti tidak ada beban menjalani hukuman di sel kusus.

"Dia (Rani) terlihat ceria, seperti tidak ada masalah. Beberapa kali diajak ngobrol dengan anggota lain juga dia menjawab dengan jelas dan detail," ujar seorang anggota Polda Jatim kepada Surya Online.

Termasuk ditanya tentang persoalannya dengan Kapolres Mojokerto, Rani juga dikabarkan bisa menjawab dengan gamblang. Lagi-lagi, anggota ini mengatakan bahwa dari sikap dan gayanya, Rani seperti cuek saja, meski harus menjalani hukuman serta masih akan menjalani sidang terkait beberapa kasusnya. (M Taufik)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
5 KOMENTAR
1960141 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • fernando_mc-Sabtu, 29 Juni 2013 Laporkan
    Bagi Polisi orang kuatlah yang menang, karena orang kuat banyak uang untuk kasi makan bangsat bangsat yang bejat itu. Mari kita galangkan Sejuta suara mendukung Rani.
  • kian santang-Jumat, 28 Juni 2013 Laporkan
    Salah ya pecat. Kok bela orang rusak. Gara2 nila setetes rusak susu sebelanga. Pepatah itu harus dipake kalo mau reformasi di tubuh POlri
  • DARTO-Jumat, 28 Juni 2013 Laporkan
    EMANG GUE PIKIRIN POLISI MAH EMANG SARANG BANGSAT..
  • suharsono-Jumat, 28 Juni 2013 Laporkan
    Wah bisa jadi sasaran penunggunya nih, juga anggota-anggota lain.
  • Johan Hunt-Jumat, 28 Juni 2013 Laporkan
    kasihan rani, memang ada kesalahan yang dibuat rani, tapi hendaklah bijak itu akibat perlakuan yan diterimanya yang tidak dapat ditolak dari atasannya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas