• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Tim SAR Kendari Bantu Evakuasi Warga Korban Banjir

Jumat, 12 Juli 2013 21:03 WIB
Tim SAR Kendari Bantu Evakuasi Warga Korban Banjir
Kompas.com/Abdul Haq
Pemukiman warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan yang terendam banjir akibat luapan Sungai Walannae serta pendangkalan Danau Tempe, Selasa (2/7/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, meminta bantuan tim SAR Kendari untuk mengungsikan warga yang rumahnya terendam banjir di lima kecamatan di kabupaten tersebut.

Kepala kantor SAR Kendari, Djafar Henaulu mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim enam orang yang dilengkapi dengan peralatan pendukung.

"Kami turun ke lokasi banjir atas permintaan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe Utara.

Tim turun dengan membawa perahu karet dan peralatan medis untuk membantu proses evakuasi warga yang rumahnya terendam sampai atap," terang Jafar, Jumat (12/7/2013).

Proses evakuasi warga korban banjir, kata Jafar, dimulai dari pagi hingga sore hari tadi. "Evakuasi itu diutamakan anak-anak, wanita, dan lansia. Tim SAR akan menolong warga hingga banjir reda dan saat dibutuhkan kami selalu siap membantu," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan rumah di Konawe Utara terendam banjir, Kamis (11/7/2013), sejak pukul 02.00 Wita. Banjir itu dipicu curah hujan tinggi sejak awal pekan ini.

Lima kecamatan yang terendam banjir adalah Kecamatan Oheo, Asera, Andowia, Lasolo, dan Lembo. Banjir juga menenggelamkan badan jalan dan jembatan yang menghubungkan wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Konawe Utara (Konut), Ratna Amin, mengatakan, banjir terparah terjadi di Desa Linomoyo. Bahkan, banjir telah menenggelamkan jalan raya hingga meluber ke jembatan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan bermotor.

"Di Kecamatan Oheo itu kondisi air sudah masuk sampai ke rumah warga dan sudah menutupi jalan. Kita belum peroleh data pasti untuk Kecamatan Lasolo dan Lembo. Sekarang masih tahap pendataan. Sebentar ini, kita akan membangun tenda darurat untuk para korban," kata Ratna.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
0 KOMENTAR
2018681 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas