• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribunnews.com

Monorel Bandung di Atas Sungai Cikapundung

Rabu, 17 Juli 2013 01:53 WIB
Monorel Bandung di Atas Sungai Cikapundung
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga mencoba naik contoh monorel buatan Cina di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2013). PT Jakarta Monorail memajang kereta buatan perusahaan Cina, Changchun Railway Vehicles Co.,LTD. (WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat(Pemprov Jabar) berencana membangun monorel di kawasan Bandung Raya. Untuk jalur yang menghubungkan wilayah Utara-Selatan, moda transportasi massal itu akan dibangun di bantaran Sungai Cikapundung. Hal ini sekaligus untuk efisiensi lahan.

"Untuk menghubungkan wilayah Utara-Selatan, kita akan memanfaatkan bantaran Sungai Cikapundung. Dengan cara seperti ini akan lebih efisien dibandingkan pembebasan lahan di wilayah lain," kata Kepala Bappeda Jabar, Deny Juanda di Bandung, Selasa (16/7/2013).

Menurut Deny, dalam merancang rute monorel tersebut, pihaknya  menginginkan agar penentuan rute tidak disertai pembebasan lahan yang terlalu luas. Sebab hal ini bakal memakan biaya yang sangat besar.

Deny mengatakan, sebenarnya ada dua pilihan untuk menghubungkan wilayah Utara-Selatan ini. Pertama di sepanjang Jalan Dago dan kedua menyusuri Sungai Cikapundung. "Tapi, agar lebih efisien, kita pilih bantaran Sungai Cikapundung," kata Deny.
Selain jalur yang menghubungkan wilayah Utara-Selatan, monorel juga akan dibangun untuk menghubungkan wilayah Timur-Barat. Untuk jalur ini rencananya bakal memanfaatkan pembatas ruas jalan yang terbilang lebar. "Kita bisa memanfaatkan Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Lingkar untuk tiang penyangga monorel," kata Deny.

Dengan konsep seperti itu kata Deny, monorel bisa menjadi alat transportasi publik yang diminati masyarakat. Keberadaan moda transportasi massal itu nantinya bisa menghubungkan pusat-pusat kegiatan masyarakat di kawasan Bandung Raya.

Untuk pembangunan tahap awal, Pemprov Jabar dan salah satu perusahaan asal Cina, China National Machinery & Equipment Import & Export Corporation (CMC), akan meneken MoU (Memorandum of Understanding) untuk kerja sama studi kelayakan dan pembuatan master plan pembangunan monorel. MoU akan ditandatangani pada 19 Juli 2013.

Selain Pemprov Jabar, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun merencanakan pembangunan jalur monorel. Bahkan sudah ada tiga perusahaan, satu dari Cina dan dua dari lokal, yang mengincar proyek pembangunan moda transportasi massal ini. Dalam sebuah kesempatan awal pekan ini, wali kota terpilih Bandung, Ridwan Kamil, optimistis Kota Bandung tiga tahun ke depan memiliki monorel.

Menurut Ridwan, dalam pembangunannya akan dilakukan dua pengerjaan berbeda, dari tingkat Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung. Pembangunan monorel yang dilakukan tingkat provinsi untuk transportasi lintas yang menghubungkan Kota Bandung daerah Kabupaten Bandung, Cimahi dan Jatinangor. Sementara Ridwan akan fokus untuk Kota Bandung saja. (san)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas