Kamis, 2 Juli 2015
Tribunnews.com

Siswi SMK Meninggal Saat Oriantasi Siswa

Sabtu, 20 Juli 2013 04:32 WIB

Siswi SMK Meninggal Saat Oriantasi Siswa
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Sejumlah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti masa orientasi siswa (MOS) bersama di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (15/7/2013). MOS bersama yang diikuti sekitar 25 ribu siswa baru SMP dan SMA se-Kota Makassar tersebut untuk membangun kesepakatan dan komitmen bersama anti kekerasan terhadap pelajar. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) di Bantul memakan korban. Seorang siswi SMK 1 Pandak bernama Anindya Ayu Puspita (16), harus kehilangan nyawanya setelah dihukum squat jump oleh seniornya, Jumat (19/7/2013).

Warga Dusun Daleman RT 02 Desa Gadingharjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, tersebut tewas dalam perjalanan menuju RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Alaal Prasetyo, mengatakan, dari keterangan yang perolehnya dari dokter yang memeriksa korban, saat tiba di rumah sakit korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban tiba sekitar pukul 16.30 wib. Dokter, lanjut Alal, juga belum dapat memberikan kepastian terkait penyebab meninggalnya remaja tersebut. Dokter sebenarnya sudah berusaha untuk bergerak cepat untuk mencoba memancing detak jantung korban.

Polisi belum memperoleh informasi lengkap terkait riwayat kesehatan korban karena dari pihak orangtua korban masih dalam kondisi syok.

“Jika melakukan kegiatan MOS apalagi latihan PBB seharusnya panitia atau pihak sekolah memastikan kondisi kesehatan perserta. Apakah ini kelalaian sekolah atai bukan akan kami dalami,” kata Kasatreskrim. Sementara itu, Guru Olah Raga SMK 1 Pandak, Edi

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas