• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

Polres Kawal Pemilukada Garut Tanpa Anggaran

Senin, 29 Juli 2013 13:25 WIB
Polres Kawal Pemilukada Garut Tanpa Anggaran
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Para personel Polres Garut mengawal proses Pemilukada Garut 2013 tanpa ditunjang anggaran dari Pemerintah Kabupaten Garut. Namun Polres Garut akan tetap mengamankan proses pemilukada ini sampai usai walau tanpa anggaran.

Kepala Bagian Operasi Polres Garut, Kompol Rudi Trihandoyo, mengatakan awalnya Polres Garut mengajukan anggaran untuk pengamanan Pemilukada sebesar Rp 5 miliar. Namun, Pemerintah Kabupaten Garut tidak memenuhinya.

"Mulai dari tahapan awal pada Februari 2013 sampai tahapan pelaksanaan pada Agustus 2013, kami tidak didukung anggaran dari Pemda Garut. Kami kawal sampai keamanan kondusif itu tanpa ada biaya," kata Rudi saat ditemui di Mapolres Garut, Senin (29/7/2013).

Menurut Rudi, bahkan tahapan penetapan pasangan calon dan nomor urutnya pun mendapat pengawalan pengamanan khusus dari Polres Garut. Sebab, tahapan-tahapan tersebut sangat rentan konflik. Hal ini terbukti dengan sejumlah aksi massa yang menolak pengesahan pasangan calon.

Potensi ricuh atau konflik pun, kata Rudi, sangat besar pada masa kampanye, hari pemungutan suara, dan beberapa tahapan setelahnya sampai pelantikan bupati dan wakil bupati Garut terpilih. Kondisi politik Garut sangat memungkinkan untuk terjadinya konflik.

"Tadinya Rp 5 miliar itu akan digunakan untuk biaya pengamanan, uang saku personel, konsumsi, operasi, dan logistik. Artinya pengamanan dari Polres Garut selama ini pada seluruh tahapan Pemilukada tanpa anggaran. Personel kami tidak diberi uang saku dan konsumsi dari anggaran Pemda," kata Rudi.

Jika Pemerintah Kabupaten Garut menganggarkan Rp 5 miliar untuk pengamanan Pemilukada, Polres Garut akan menyiagakan dua per tiga kekuatan atau sekitar 900 personel yang akan disebar untuk pengamanan sampai seluruh TPS. Hal ini dilakukan pada saat Pemilukada Jawa Barat 2013.

Rudi mengatakan pengamanan Pemilukada di sejumlah daerah lainnya di Jawa Barat mendapat anggaran khusus sekitar Rp 5 miliar. Namun hal ini tidak terjadi pada Pemilukada Garut.

"Moril anggota jadi terganggu. Ini sangat berefek pada keamanan. Mereka bergerak di lapangan 24 jam sehari tanpa ada motivasi. Kami minta empati Pemda. Ini jadi preseden buruk Pemda," ucapnya. (Sam)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2092541 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas