Minggu, 19 April 2015
Tribunnews.com

Tak Serahkan Pengunduran Diri, Belasan Kades Nyaleg Dicoret

Selasa, 30 Juli 2013 11:22 WIB

Tak Serahkan Pengunduran Diri, Belasan Kades Nyaleg Dicoret
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Karawang menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (8/4/2013). Dalam aksinya para Kades ini meminta kejelasan mengenai pencairan Dana Bantuan Provinsi untuk Desa yang berjumlah Rp 100 juta per desa. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Laporan Wartawan Surya,Sudarmawan

TRIBUNJATIM.COM PONOROGO-  Belasan Kepala Desa (Kades) aktif yang namanya masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) Tahun 2014 yang didaftarnya di KPU Kabupaten Madiun terancam bakal dicoret KPU Kabupaten Madiun.

Pasalnya, hingga kini para Kades aktif itu belum menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Kades.

Padahal itu, merupakan salah satu syarat mutlak pencalonan dalam Pileg itu.

Ancaman KPU itu, akan dilaksanakan pada 2 Agustus 2013 saat KPU menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT). Apalagi, belasan Kades itu belum menyerahkan berkas Surat Keputusan (SK) Bupati Madiun mengenai pemberhentian mereka.

Berdasarkan hasil pertemuan para Kades yang nyaleg, Asisten Pemerintahan, Kepala Badan Pemberdayan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas) dan Pemdes, serta para Camat KPU Kabupaten Madiun tetap bersikukuh berpegang pada Peraturan KPU.

"Kami tetap berpedoman pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 07/2013 dan SE Nomor 351/KPU/V/2013 tertanggal 6 Mei 2013. Kalau Kades aktif tetap bisa memenuhi syarat dan ketentuan dari peraturan itu kami coret," terang komisioner KPU Kabupaten Madiun, Wahyudi kepada Surya, Selasa (30/7/2013).

Halaman123
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas