Minggu, 2 Agustus 2015
Tribunnews.com

Khalida Pinjam Kaos Buat Antar Said Abdullah Daftar Cawagub ke KPU

Rabu, 31 Juli 2013 16:53 WIB

Khalida Pinjam Kaos Buat Antar Said Abdullah Daftar Cawagub ke KPU
net
Khalida Ayu Winarti, Istri Cagub Jawa timur Said Abdullah 

TRIBUNNEWS.COM, JAWA TIMUR - Khalida Ayu Winarti tak pernah menyangka suaminya, Said Abdullah mendapat tugas menjadi cawagub PDIP. Ia baru percaya ketika diminta cepat-cepat mendampingi daftar ke KPU. Padahal saat itu, Khalida sedang berada di jalan.

Khalida ingat betul. Siang itu, tanggal 18 Mei 2013. Ia baru saja mendarat di Bandara Juanda. Khalida yang bermukim di Jakarta bermaksud mudik ke sumenep. Ia sudah kangen kampung halaman yang ditinggalkan hijrah sejak suaminya menjadi anggota DPR di Jakarta.

Dari bandara, mobil yang ditumpanginya meluncur ke arah Madura. Tiba-tiba ponselnya berdering. Rupanya staf pribadi Said yang menelponnya. Intinya, Khalida diminta memutar balik perjalan menuju kantor DPD PDI Perjuangan Jatim.

Sampai di kantor DPD PDIP Perjuangan, ia lihat ratusan orang sudah berkumpul di depan kanto yang berlokasi di Jl Kendangsari tersebut. Grup reog dan tukang becak ikut berjejer di sana. Suaminya Said Abdullah juga sudah menunggu. Di sampingnya ada Bambang DH dan belasan pengurus DPD PDIP Jatim. Mereka semua bersiap mengantar Bambang-Said untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

Saat itulah Khalida baru yakin seratus persen, suaminya betul-betul mendapat tugas menjadi cawagub, mendampingi Bambang DH. Khalida senang sekaligus gamang. Senang karena suaminya mendapat kepercayaan. Tapi gamang karena ia belum menata mental.

Jangan menata mental, baju pengiring suami ke KPU saja belum tersedia. "Terpaksa saya pinjam kaos teman di kantor DPD," kenang ibu empat orang anak ini.

Tak ada waktu istirahat. Beberapa menit kemudian, ia harus ikut berjalan kaki dari kantor DPD PDIP menuju kantor KPU Jatim, di jalan Tenggilis Surabaya. Jaraknya sekitar dua kilomter. "Kaki saya sakit sekali. Rasanya ingin menangis," katanya. Kaki harus merasakan sakitnya kaki lecet. Bukan karena tidak pernah jauh. Tapi karena saat itu, ia pakai sepatu dengan hak tinggi.

Halaman12
Editor: Reza Gunadha
Sumber: Surya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas