Berkas Kasus Dugaan Korupsi Bandara Buntu Kunyi Mandek di Tangan Polisi

Minggu, 4 Agustus 2013 16:57 WIB

Berkas Kasus Dugaan Korupsi Bandara Buntu Kunyi Mandek di Tangan Polisi
net

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Azis

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Berkas kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Bandara Buntu Kunyi, di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mandek di tangan penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sulsel. Bahkan, berkas tersangka hingga kini belum dikirim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

"Sampai detik ini, berkas tersanga pembebasan lahan Bandara Buntu Kunyi, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Tana Toraja, Enos Karoma belum kami terima," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi, Chaerul Amir, Minggu (4/8/2013).

Mantan Kejari Tangerang ini menambahkan, penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel baru sebatas memberikan atau mengirim surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), sehingga pihaknya belum dapat terlalu jauh memberikan komentar soal materi dalam kasus tersebut.

"Kita belum bisa berkomentar banyak soal kasus itu, karena polisi baru sebatas memberikan SPDP," jelasnya, saat dihubungi Tribun melalui via telepon.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Endi Sutendi, dikonfirmasi terpisah belum dapat memberikan komentar, pesan singkat yang dilayangkan belum mendapat jawaban begitu pun panggilan Tribun.

Namun, sebelumnya, penyidik Polda Sulsel langsung menahan tersangka karena dianggap cukup bukti dalam kasus Tipikor. Enos diduga telah menyalahi prosedur selaku ketua panitia pembebasan lahan untuk persiapan pembangunan bandara baru di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Halaman
12
Editor: Widiyabuana Slay
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help