• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Motif Pembunuhan Sisca: Aroma Dendam Tercium

Rabu, 7 Agustus 2013 22:08 WIB
Motif Pembunuhan Sisca: Aroma Dendam Tercium
FACEBOOK
Sisca Yofie

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Polisi masih berusaha mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi kepada Franceisca Yofie, di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, Senin kemarin.

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno menduga motif pembunuhan kepada gadis cantik itu adalah adanya dendam. Dugaan itu muncul karena tidak ada barang milik Sisca yang dibawa kabur pelaku, termasuk mobil milik korban.

"Dugaan sementara karena adanya dendam. Hartanya juga kan engga ada yang diambil. Ini kasus pembunuhan yang mungkin karena dendam, bukan perampokan, kan tidak ada barang yang hilang atau dibawa kabur pelaku," kata Sutarno saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (7/8/2013).

Polisi disebutkan juga tengah menelusuri kaitan peristiwa berdarah tersebut dengan sejumlah status di akun jejaring sosial Facebook milik Sisca. Diketahui, pada beberapa status terakhir, Sisca menuliskan sejumlah kata makian dan sumpah serapah yang ditujukan buat seseorang. Sampai sejauh ini, polisi sudah memeriksa beberapa saksi untuk menemukan titik terang apa latar belakang kasus ini.

"Ada beberapa saksi yang sudah kami periksa, tapi kami belum berani menyimpulkan lebih jauh," kata Sutarno.

Diberitakan sebelumnya, Sisca tewas mengenaskan dibunuh oleh dua pria tak dikenal, Senin sekitar pukul 18.15 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, sempat terlihat gadis jelita itu diseret dengan motor yang ditumpangi dia orang, sebelum akhirnya dia dibacok hingga sekarat. Sisca kemudian dinyatakan meninggal saat tiba di RS Hasan Sadikin, Bandung. TRIBUNNEWS/KOMPAS

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2132161 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas