• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribunnews.com

Membandingkan Jalan Poros Makassar-Bulukumba dan Bone

Rabu, 14 Agustus 2013 10:28 WIB
Membandingkan Jalan Poros Makassar-Bulukumba dan Bone
Tribun Timur/Edi Sumardi
Jalan poros Makassar-Watampone di sekitar Bone yang masih dalam perbaikan 

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -- Dari Kota Makassar, jarak ke Watampone, ibu kota Kabupaten Bone tercatat 173 kilometer. Bone berada di tenggara Sulawesi Selatan. Untuk wilayah selatan Sulawesi Selatan, ada Bulukumba yang berada di sudut daratan provinisi ini.

Dari Makassar, perjalanan ke Kota Bulukumba, ibu kota Kabupaten Bulukumba ditempuh dengan jarak 156 kilometer. Jika dibandingkan, jarak Makassar-Watampone dengan jarak Makassar-Bulukumba hanya selisih 17 kilometer.

Untuk keduanya, tribun-timur.com mencoba membandingkannya soal kualitas infrastruktur jalan. Jalur keduanya sudah dilintasi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Infrastraktur jalan poros keduanya sangat mendukung perekonomian. Bone menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di kawasan tenggara, sedangkan Bulukumba menjadi penopang di kawasan selatan.

Keduanya juga menjadi jalur utama arus mudik dan balik Idulfitri 1434 Hijriah di Sulawesi Selatan. Jutaan warga telah melintasinya dalam tempo sepekan, sebelum dan setelah lebaran.

Kualitas jalan di kedua poros itu sangatlah beda. Entah, apakah ini mencerminkan tidak meratanya pembangunan atau tidak.

Dimulai dari jalur poros Makassar-Watampone, tribun-timur.com melintasi jalur ini, Minggu (11/8/2013), puncak arus balik. Dari Watampone, menuju Makassar, melewati Kabupaten Maros.

Jalanan dari Watampone hingga ke Maros, penuh lubang. Sedang dilakukan pengaspalan dan penambalan lubang.

Dalam tempo tujuh jam perjalanan, tribun-timur.com menyaksikan setidaknya tiga kasus kecelakaan sepeda motor karena faktor jalan rusak.

Jalan yang rusak di Bone, mulai dari Kota Watampone, Palakka, Taccipi, Ulaweng, Bengo, Lappariaja, dan Libureng. Memasuki Maros, jalan rusak, mulai Mallawa, Camba, Timpuseng, hingga Ale Kappang.

Selain jalanan penuh lubang, berpasir, dan berdebu, juga berliku. Poros Makassar-Bone juga menjadi poros Makassar-Sulawesi Tenggara.

Data dihimpun tribun-timur.com, dalam 10 tahun terakhir, jalur poros Makassar-Watampone seperti jalur Pantura (Pantai Utara) di Jawa, setiap tahun rusak dan menjadi proyek "perbaikan jalan abadi".

Melintasi jalan poros Makassar-Watampone, membutuhkan waktu ekstra. Awalnya yang hanya tiga hingga empat jam, kini mencapai lima hingga tujuh jam.

Dari jalur tenggara, berpindah ke jalur selatan, poros Makassar-Bulukumba. Perjalanan dari Makassar ke Bulukumba, Rabu (14/8/2013), tribun-timur.com hanya menempuhnya dalam tempo dua jam tiga puluh menit. Meninggalkan Makassar pukul 07.00 wita dan tiba tepat pukul 09.30 wita.

Mengapa waktu tempuh perjalanan begitu singkat? Jalan poros Makassar-Bulukumba begitu mulus. Di Bantaeng, kabupaten tetangga Bulukumba, jalanan semulus jalan tol.

Ada jalanan rusak, hanya di Benteng, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Ini karena ada pengerjaan gorong-gorong, namun tak sampai 50 meter.

Jalanan bergelombang karena tambalan, hanya di Kassi Timur dan Bontotangga, Jeneponto dan perbatasan Jeneponto-Takalar.

Hambatan selama perjalanan, pasar keget yang menggunakan separuh badan jalan di Gowa.

Jalan poros Makassar-Watampone dilintasi warga dari Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai hingga Sulawesi Tenggara karena di Bone ada pelabuhan penyeberangan.

Jalan poros Makassar-Bulukumba dilintasi warga dari Gowa, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai, dan Selayar.

Perbaikan kedua jalan poros ini menjadi tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI Makassar.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2151682 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas