• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

KPU Samarinda Tetapkan 525 DCT

Kamis, 22 Agustus 2013 20:07 WIB
KPU Samarinda Tetapkan 525 DCT
IST


Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA, - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Samarinda, Kamis (22/8/2013) mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) pemilihan umum legislatif tahun 2014 sebanyak 525 calon legislatif (caleg). Setelah penetapan, ini seluruh calon berhak mengikuti pemilu legislatif 2014 mendatang.

Dalam penetapan itu, seluruh perwakilan partai politik (Parpol) peserta pemilu hadir di kantor KPUD Jl Juanda untuk mendengar keputusan KPUD terkait penetapan DCT. Juga turut hadir panitia pengawas (panwas) pemilu dan aparat kepolisian.

"Sudah kita lakukan koreksi bersama partai politik dimana ada beberapa kesalahan nama akibat salah ketik. Semua partai politik memberikan persetujuan pada lembar DCT yang telah terkoreksi dan hari ini kita lakukan penetapan," kata Rudiansyah anggota KPUD Samarinda.

Ada beberapa catatan dalam DCT kali ini kata Rudiansyah. Dimana Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Samarinda dan Partai Bulan Bintang (PBB) Samarinda tidak jatah 100 persen calegnya. Dimana rata - rata, 1 partai politik memiliki 45 caleg.

"Tidak menggunakan jatah full, maksimal masing - masing caleg. Kalau dia full kan 1 partainya 45 caleg. Ada kurang persyaratannya di beberapa dapil," kata Rudiansyah.

Terkait pemilihan gubernur (pilgub) 10 September mendatang, bagi warga negara Indonesia yang memiliki KTP Kaltim namun tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) ataupun di Daftar Pemilih Tetap (DPT), dapat tetap menggunakan hak suaranya dengan menunjukan KTP dan Kartu Keluarga (KK) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat sesuai alamat di KTP.

"Paginya dia sudah harus melaporkan dan waktu diberikan 1 jam sebelum penutupan. Pemilih yang terdaftar di DPT itu prioritas," kata Rudiansyah.

Untuk pasien yang sedang di rawat, KPUD menurutnya akan menyiapkan TPS di dekat rumah sakit. Untuk rumah tahanan, pihaknya sudah mengatur TPS tersendiri dengan anggapan bahwa penghuni rutan adalah tetap.

"Menyiasatinya, setiap TPS yang dekat dengan rumah sakit mengakomodir pasien yang ada disana. Disiapkan semacam TPS khususlah," kata Rudiansyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda Jony Bachtiar mengatakan, untuk warga yang belum mempunyai e-KTP dapat tetap menggunakan hak suaranya dengan menggunakan KTP SIAK yang lama. Dan sebenarnya kata jony, penggunaan e-KTP secara resmi sesuai aturan mulai 1 Januari 2014 mendatang.

"Jadi nggak ada masalah, asal punya KTP bisa menggunakan hal pilihnya," kata Jony.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2190781 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas