Anas : Himpunan Pergerakan Indonesia, Wadah Orang Optimis

"Ya, kepingin berziarah saja, mumpung lagi liburan ke Blitar," ungkapnya.

Anas :  Himpunan Pergerakan Indonesia, Wadah Orang Optimis
Surya/Imam Taufiq
nas dan istrinya, serta Pasek dan istrinya naik becak ke makam Bung Karno

Laporan Wartawan Surya,Imam Taufiq

TRIBUNNEWS.COM,BLITAR - Bak pasangan cabup atau cagub, Anas Urbaningrum, dan istrinya, Attiyah Laila, serta Gede Pasek Suardika dan istrinya, Senin (26/8) siang, menyapa rakyat Kota Blitar, dengan cara naik becak.

Mereka berangkat dari rumah Heru Sunaryanta, Ketua DPCKab Blitar, di Jl Batang Hari, Lingkungan Dimoro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, menuju ke makam Bung Karno, di Kelurahan Bendogerit, yang berjarak sekitar 2,5 km.

Di belakangnya Anas sejumlah loyalitas Anas, dengan memakai seragam kaos yang bertuliskan himpunan pergerakan Indonesia, juga mengikutinya dengan naik becak juga.

Seperti Makmun Murod. Tak pelak, selama perjalanan, rombongan Anas itu jadi perhatian masyarakat. Suasana seperti itu tak disia-siakan Anas.

Anas pun menyapanya, dengan melambaikan tangan. Meski Anas tak sempat berhenti atau turun, namun masyarakat meresponsnya.

Seperti saat melintas di Jl Ir Soekarno, para pedagang aksesoris yang berada di sepanjang jalan menuju makam Bung  Karno, langsung meneriakinya dengan memanggil, mas Anas, mas Anas.

Anas pun membalasnya dengan senyum dan melaimbaikan tangannya.

Tiba di makam, Anas dan para loyalitasnya langsung masuk ke makam presiden pertama RI. Sekitar 20 menit berdoa di makam, Anas dan rombongannya tak langsung meninggalkan makam. Namun, ia masih menyempatkan diri menyapa para pengunjung,
termasuk banyak yang minta foto bersama.

"Saya nggak menyangka kalau bisa bertemu Pak Anas di sini. Mumpung bertemu, kami ajak foto bersama," tutur Ratna (30), asal Surabaya.

Halaman
123
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help