• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribunnews.com

Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu dan Tempe Merugi

Senin, 26 Agustus 2013 13:03 WIB
Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu dan Tempe Merugi
WARTA KOTA/ANGGA BN
Menteri Perdagangan (Mendag), Gita Wirjawan melakukan kunjungan kerja untuk melihat perajin tahu dan tempe di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (20/2/2013). Kunjungan tersebut untuk memantau para perajin tahu dan tempe menyusul tingginya harga kedelai di pasaran. Pemerintah berencana akan menyusun HPP (Harga Pokok Petani) Kedelai melalui Peraturan Presiden untuk memayungi keberadaan Bulog dan peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga kedelai di dalam negeri. WARTA KOTA/ANGGA BN

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Perajin tahu dan tempe di Tasikmalaya, mengaku hampir sepekan ini terus merugi. Hal ini disebabkan kenaikan harga kedelai dari Rp 6.300 menjadi Rp 9.300 per kilogram.

"Sudah seminggu ini kami terus merugi karena melambungnya harga kedelai sebagai bahan baku. Hari ini harga kedelai Rp 9.300 per kilogramnya. Harga ini sudah harga dari koperasi, yang langsung dari importir," terang Yono Kusyono (45) di pabrik tahu miliknya di Desa Singasari, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (26/8/2013) siang.

Menurut Yono, harga kedelai yang fluktuatif ini menyebabkan beberapa perajin ada yang menghentikan produksinya. Pasalnya, harga kedelai sama halnya harga emas yang mengikuti harga dolar.

"Harga kedelai tiap harinya berubah-ubah, tapi sudah sepekan ini masih dikisaran sembilan ribuan. Kalau stok kedelai tiap harinya selalu ada," ujar Yono.

Dengan demikian, kata Yono, saat ini dia hanya bisa mengurangi jumlah produksi dan memperkecil ukuran tahu dan tempe. Soalnya kalau menaikan harga di pasaran akan susah menjual.

"Kalau harga dinaikan susah menjual di pasaran, jadi kami mengurangi jumlah produksi dan memperkecil ukuran tahu dan tempe. Tapi tetap saja merugi. Kami juga belum tahu sampai kapan akan bertahan," tambah Yono. (Irwan Nugraha)

Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2204802 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas