• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Dua Pelaku Penipuan Ditelanjangi Massa

Senin, 9 September 2013 16:10 WIB
Dua Pelaku Penipuan Ditelanjangi Massa
Net
Ilustrasi dikeroyok 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Riki Suardi

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Dua orang pelaku penipuan bermodus jual batu cincin, Syafrizal Adi (53) Jalan Pepaya, Gang Buntu, Kecamatan Sukajadi dan Sumarno alias Ajo Lis (53) warga Jalan Cendrawasih, Marpoyan Damai, Minggu (8/9/2013) malam sekitar pukul 20.00 WIB, diarak dan ditelanjangi oleh puluhan massa setelah sebelumnya, sempat dihajar hingga babak belur.

Beruntung petugas sekurity RSUD Arifin Ahmad langsung mengamankan kedua pelaku, sehingga keduanya langsung diamankan dan seterusnya, diserahkan ke Mapolsek Pekanbaru Kota. Saat diserahkan ke petugas kepolisian, puluhan warga yang emosi masih terus melayangkan bogem mentah kepada kedua pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dimintai keterangannya oleh penyidik Reskrim Mapolsek Pekanbaru Kota. Pelaku, diancam dengan pasal 378 KUHP dengan ancamannya diatas empat tahun penjara.

"Pelakunya masih kita BAP. Nanti lah kita beberkan bagaimana pelaku beraksi," kata Kapolsek Pekanbaru Kota, Kompol Jogi Riau Samudra kepada Tribun Pekanbaru (Tribunnews.com Network), Senin (9/9/2013).

Kanit Reskrim Polsekta Pekanbaru Kota, Iptu Supryanto Burhan kepada Tribun Pekanbaru mengatakan, pelaku ditangkap massa saat beraksi di kawasan RSUD Arifin Ahmad, dekat UGD. Saat itu, kedua pelaku berusaha menipu korbannya bernama Edi Suhartono, warga Kampar yang menunggu istrinya melahirkan, dengan menjual batu cincin sejenis delima sebesar Rp 2 juta.

Setelah uang diserahkan korban, ternyata batu cincin sejenis delima itu palsu, sehingga korban langsung berteriak maling.

"Mendengar korban berteriak, kedua pelaku langsung melarikan diri. Tapi pelaku berhasil didapatkan setelah puluhan massa, berhasil menangkapnya," kata Iptu Supryanto.

Setelah pelaku ditangkap, puluhan massa langsung menghajar dan menelanjangkan kedua pelaku.

"Tidak hanya itu, kedua pelaku juga sempat diarak massa dari parkiran ke Pos Sekurity yang ada di rumah sakit tersebut," tuturnya.

Editor: Dewi Agustina
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas