Jumat, 3 Juli 2015
Tribunnews.com

Sering Dapat Opini Tak Wajar, Melawi Akhirnya Lolos Audit BPK

Minggu, 15 September 2013 12:52 WIB

Sering Dapat Opini Tak Wajar, Melawi Akhirnya Lolos Audit BPK
FOTO ISTIMEWA/ HUMAS
Wakil bupati Melawi Panji didampingi ketua DPRD Abang Tajudin saat menerima hasil pemeriksaan dari BPK RI di Pontianak belum lama ini. Melawi akhirnya mendapatkan WDP sejak kabupaten ini berdiri tahun 2004 silam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM - Kabupaten Melawi akhirnya mendapatkan opini wajar dengan pengecualian dari BPK RI, dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2012, prestasi ini yang pertama kali didapat selama Melawi berdiri sejak 2004 silam.

“Ini pertama kali didapat, sebelumnya Melawi selalu mendapat opini tidak wajar.  Kita harus bersyukur berarti ada peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selama ada niat dan kerja keras, tentunya laporan keuangan daerah akan semakin membaik,” ujar wakil bupati Melawi Panji belum lama ini.

Wabup bersama Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin menerima langsung hasil pemeriksaaan LKPD Melawi di gedung BPK RI Perwakilan Kalbar di Pontianak. Panji mengatakan pemkab akan berusaha terus meningkatkan prestasi tersebut supaya ke depan bisa lebih maksimal.

“Kita juga berkeinginan agar Melawi mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian. Perlu ada sinergisitas antar instansi di jajaran Pemkab Melawi. Agar nantinya opini WTP pada tahun mendatang bisa kita dapatkan,” katanya.

Panji mengakui, masih ada LKPD yang menjadi temuan dan catatan BPK. Namun demikian kata Panji, hal tersebut muncul karena unsur kesengajaan. Bisa jadi hal ini karena ketidakpahaman dalam pencatanannya.

“Kekurangan dan kelemahan pasti ada. Tapi kan sebenarnya temuan ini karena persoalan administrasi. Niat untuk bikin salah itu tentu tidak ada. Hanya kekeliruan dalam penyusunan laporan keuangan daerah,” ucapnya.

Halaman12
Editor: Widiyabuana Slay
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas