• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Arnab Kembali Akan Pasang Spanduk dan Sebar Pamflet

Selasa, 17 September 2013 17:18 WIB


 
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
 
TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN,- Pencopotan spanduk yang mengajak Bupati Nunukan Basri dan warga Nunukan agar tak melupakan janji-janji politik kampanye, pada Jumat (13/9/2013) oleh Satuan Polisi Pamong Praja Nunukan tak membuat Aliansi Rakyat Nunukan Bersatu (Arnab) berhenti melakukan aksi Gerakan Melawan Lupa.

Syafaruddin Thalib dari Arnab mengatakan, direncanakan dalam pekan ini dan paling lambat pekan depan pihaknya kembali akan memasang spanduk “Mari Melawan Lupa, Segera Realisasikan Janji Kampanye Gerbang Emas” yang dilengkapi dengan 15 poin janji politik yang pernah dituangkan dalam kontrak politik dimaksud.

“Kita bahkan rencanakan untuk memasang lebih banyak lagi spanduk serupa di beberapa sudut kota Nunukan,” ujarnya, Selasa (17/9/2013).

Pihaknya kembali akan menempuh prosedur pemasangan spanduk seperti yang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan.

“Kita akan ikuti, persyaratan apa yang harus kami penuhi untuk bisa memasang spanduk dimaksud,” ujarnya.

Selain melalui spanduk, Gerakan Melawan Lupa diperluas dengan menyebar pamflet di beberapa sudut jalan.

Pamflet dimaksud berisi kontrak politik yang ditandatangani Basri dan Hajjah Asmah Gani saat kampanye Pemilukada Nunukan 2011 lalu.

Syafaruddin mengatakan, munculnya ide Gerakan Melawan Lupa ini berawal dari inskonsistensi Bupati Nunukan untuk merealisasikan 15 butir janji politik yang dituangkan dalam perjanjian politik saat Pemilukada Nunukan 2011 yang lalu.

 “Dari beberapa poin yang disampaikan Bupati Basri dan pasangannya Hajjah Asmah Gani, baru ada beberapa yang nampak. Itupun tidak signifikan. Itu yang mendasari kita,” ujarnya.
 
Arnab ingin mendorong, agar sisa masa waktu jabatan Bupati-Wakil Bupati yang hanya 2 tahun lebih benar-benar digunakan nutuk merealisasikan janji-janji politik yang disampaikan kepada rakyat.
“Karena janji adalah sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
 
Menurutnya, Bupati Nunukan sebagai pemimpin di daerah ini harus mengingat kembali, bahwa untuk menarik simpati rakyat memilihnya, dia pernah memberikan janji-janji saat kampanye.
 
“Janji-janji dalam kampanye yang mengasyikkan dan meninabobokkan tetapi sekarang tidak bisa direalisasikan  utuh,” ujarnya.

Diharapkan, Gerakan Melawan Lupa ini benar-benar menjadi renungan sehingga Bupati melakukan tindakan konkrit untuk melaksanakan janji-janji yang diamanahkan masyarakat kepadanya.

 “Yang jelas tidak ada hal-hal yang terlalu jauh, kita melihat perkembangannya. Kita meminta Bupati dan Wakil Bupati terutama Bupati sebagai pengambil keputusan  untuk merealisasikan janjinya,” ujarnya.
 

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
0 KOMENTAR
2296672 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas