Arnab Kembali Akan Pasang Spanduk dan Sebar Pamflet

Tak membuat Aliansi Rakyat Nunukan Bersatu (Arnab) berhenti melakukan aksi Gerakan Melawan Lupa.

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM NUNUKAN,- Pencopotan spanduk yang mengajak Bupati Nunukan Basri dan warga Nunukan agar tak melupakan janji-janji politik kampanye, pada Jumat (13/9/2013) oleh Satuan Polisi Pamong Praja Nunukan tak membuat Nunukan Bersatu (Arnab)'>Aliansi Rakyat Nunukan Bersatu (Arnab) berhenti melakukan aksi Gerakan Melawan Lupa.

Syafaruddin Thalib dari Arnab mengatakan, direncanakan dalam pekan ini dan paling lambat pekan depan pihaknya kembali akan memasang spanduk “Mari Melawan Lupa, Segera Realisasikan Janji Kampanye Gerbang Emas” yang dilengkapi dengan 15 poin janji politik yang pernah dituangkan dalam kontrak politik dimaksud.

“Kita bahkan rencanakan untuk memasang lebih banyak lagi spanduk serupa di beberapa sudut kota Nunukan,” ujarnya, Selasa (17/9/2013).

Pihaknya kembali akan menempuh prosedur pemasangan spanduk seperti yang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan.

“Kita akan ikuti, persyaratan apa yang harus kami penuhi untuk bisa memasang spanduk dimaksud,” ujarnya.

Selain melalui spanduk, Gerakan Melawan Lupa diperluas dengan menyebar pamflet di beberapa sudut jalan.

Pamflet dimaksud berisi kontrak politik yang ditandatangani Basri dan Hajjah Asmah Gani saat kampanye Pemilukada Nunukan 2011 lalu.

Syafaruddin mengatakan, munculnya ide Gerakan Melawan Lupa ini berawal dari inskonsistensi Bupati Nunukan untuk merealisasikan 15 butir janji politik yang dituangkan dalam perjanjian politik saat Pemilukada Nunukan 2011 yang lalu.

Halaman
12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help