Senin, 3 Agustus 2015
Tribunnews.com

Bisnis Prostitusi 'Anak Ayam' Merebak di Kuala Tungkal

Kamis, 19 September 2013 03:54 WIB

Bisnis Prostitusi 'Anak Ayam' Merebak di Kuala Tungkal
Dok
Ilustrasi - PSK yang juga anak SMA

Laporan Wartawan Tribun Jambi Awang

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Diam-diam praktik prostitusi melibatkan pelajar sekolah menengah tingkat atas (SMTA), istilah akrabnya Anak Ayam, di Kuala Tungkal mulai merebak.

Sebagian besar mereka beroperasi sendirian, meski ada juga memakai jasa makelar. Dalam sehari, mereka bisa mengencani dua pria hidung belang.

Bahkan, khusus hari libur mereka bisa dibawa kliennya seharian berkencan ke luar kota. Namun mereka juga pilih-pilih calon kliennya sebelum menyetujui kencan. Mereka biasanya memilih mengencani hidung belang asal luar kota.

Penelusuran Tribun beberapa hari terakhir, tidak sulit mendapatkan jasa kencan para Anak Ayam sepanjang memiliki akses ke perantara. Mereka berdasar pengakuan sumber Tribun, biasanya beroperasi sendirian, meski ada juga menggunakan jasa makelar.

"Cewek, ya ada," kata seorang perantara yang bisa beroperasi di Kuala Tungkal setelah Tribun sempat berbasa-basi dengan mengirim pesan pendek. Dia, menurut sumber Tribun, dikenal sebagai perantara Anak Ayam di Kuala Tungkal.

Tidak mudah mengaksesnya. Dari enam nomor ponselnya, hanya sebagian saja yang bisa dikontak. Setelah dapat diyakinkan, Lidia sebut saja demikian, langsung menawarkan sejumlah temannya yang bisa diajak kencan. Usia mereka kisaran 23-25 tahun.

Halaman123
Editor: Reza Gunadha
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas