Wakil Rakyat Rangkasbitung Tertangkap Bawa Sabu di Bandung

Anggota DPRD Kabupaten Rangkasbitung tertangkap tangan oleh jajaran Satuan Narkoba Polrestabes Bandung membawa satu paket kecil narkotika

Wakil Rakyat Rangkasbitung Tertangkap Bawa Sabu di Bandung
Bungkusan sabu

TRIBUNNEWS.COM BANDUNG, - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rangkasbitung, Banten berinisial AS (38), tertangkap tangan oleh jajaran Satuan Narkoba Polrestabes Bandung membawa satu paket kecil narkotika berjenis sabu di sebuah kamar hotel di bilangan jalan Buah Batu, Kota Bandung, belum lama ini.

Menurut keterangan dari AS, barang haram tersebut dibeli seharga Rp 350.000 dari Kampung Ambon, Jakarta Barat, di tengah-tengah perjalanannya dari Rangkasbitung menuju Kota Bandung untuk mengurus masalah keluarga.

"Ya, pakai (sabu) biar nggak ngantuk saja. Saya juga baru dua bulan pakai sabu," kata pria yang terdaftar sebagai anggota Komisi D DPRD Rangkasbitung ini saat ditemui di Markas Sat Narkoba, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Kamis (19/9/2013).

Selain itu, anggota DPRD dari Partai Barisan Nasional (Barnas) ini mengaku membeli barang haram tersebut dengan cara patungan bersama rekannya, FF (23). Ia memang sengaja meminta FF untuk mengantarnya ke kota Bandung. "Ya, kalau pakai biasanya bareng-bareng," ucapnya. Namun demikian, AS menyangkal jika dirinya kerap memakai narkoba saat akan rapat dewan.

Di tempat yang sama, Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Agus Dwi Hermawan menjelaskan, pihaknya kali pertama menangkap tangan rekan AS, yaitu FF di parkiran hotel yang mereka sewa. Dari hasil pengembangan, ternyata barang haram tersebut dipegang oleh AS yang berada di dalam kamar.

"Setelah melakukan traksaksi di Kampung Ambon, dua tersangka kemudian menggunakan sabu itu di tempat penjual. Sisanya, dibawa ke Bandung," terang Agus.

Untuk sementara ini, lanjut Agus, bandar sabu bernama Rado yang menjual barang haram tersebut kepada kedua tersangka, telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Wakil rakyat bersama rekannya itu terancam hukuman penjara di atas lima tahun karena telah melanggar pasal penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang diatur dalam Pasal 112 ayat (1), Pasal 132 ayat (1), pasal 127 ayat (1) dan UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help