• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Angka Kemiskinan Kota Makassar Turun 2.659 Jiwa

Senin, 30 September 2013 15:32 WIB
Angka Kemiskinan Kota Makassar Turun 2.659 Jiwa
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulawesi memaparkan hasil riset terkait jumlah rumah tangga miskin Kota Makassar di Wisma Kalla, Makassar, Senin (30/9/2013).

Pemaparan dirangkaikan dialog bertopik 'Menakar Program Penanggulangan Kemiskinan di Kota Makassar. Hadir pembicara, Direktur Eksekutif Yasmib Sulawesi Abdul Aziz Paturungi, Akademisi Unhas Alwi Rahman. Selanjutnya, Tim Analisis Seknas FITRA Zulkifli, Tim Safa Naisonal Yauri, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, dan anggota DPRD Makassar Rudi Syahruddin. Puluhan peserta hadir dalam dialog ini.

"Pada tahun 2013 ini, jumlah rumah tangga miskin di Kota Makassar turun menjadi 43.696 jiwa. Angka ini turun dibandingkan jumlah rumah tangga miskin pada tahun 2011 yang masih berjumlah 62.192 dan 46.355 jiwa pada 2012," kata Abdul Aziz Paturungi.

Menurut Aziz Paturungi, turunnya angka kemiskinan ini tidak terlepas dari peningkatan alokasi anggaran kemiskinan yang dikucurkan Pemerintah Kota Makassar.

"Pada tahun 2011, setiap rumah tangga miskin mendapat alokasi anggaran sebesar 1,7 juta rupiah. Angka ini bertambah pada tahun 2012 menjadi 2,5 juta rupiah pada tahun 2012, dan terakhir pada tahun ini kembali meningkat menjadi 3,7 juta rupiah untuk setiap rumah tangga miskin," ungkap Aziz.

Sejak tahun 2009, lanjut Aziz, persentase alokasi belanja penanggulangan kemiskinan di Kota Makassar terbesar ada pada Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah, kemudian menyusul Dinas Pendidikan dan PU.

"Pada 2009 hingga 2010, persentase terbesar di Dinas Kesehatan. Namun di tahun 2011 hingga 2013, persentase terbesar ini ada di Dinas Pendidikan," tutur Aziz.

Dalam rekapitulasi anggaran penanggulangan kemiskinan Kota Makassar per unit kerja pada tahun 2013 ini, Dinas Pendidikan Kota Makassar menyiapkan anggaran Rp 93,2 miliar, Dinas Kesehatan dan RSUD sebesar Rp 56,4 miliar dan Dinas PU Kota Makassar sebesar Rp 9,4 miliar.

"Hanya saja, bulan ini kami masih berupaya memaksimalkan semua program kemiskinan yang saat ini tengah berjalan, kendati ada kendala menyusul belum dibahasnya APBD perubahan di DPRD Kota Makassar," kata Ilham menanggapi
pemaparan Aziz Paturungi.

Menurut Ilham, anggaran program penanggulangan kemiskinan tidak semuanya melekat di APBD pokok tapi sebagian dianggarkan di APBD perubahan.

Ilham prihatin atas sikap anggota DPRD Makassar yang hingga tiga bulan molor. DPRD Makassar enggan membahas APBD 2013 perubahan lantara permintaan duit jatah dewan tak direstui Pemkot Makassar.

"Makanya pada forum ini, kami mengetuk hati saudara-saudara kita anggota dewan yang terhormat agar bisa memberikan perhatian terhadap APBD perubahan ini. Kalau terlambat satu bulan mungkin kita masih bisa maksimalkan yang tengah berjalan, namun jika itu sudah lewat, tentu saja program kita akan berhenti," ujar Ilham.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2344612 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas