Ditawari Kerja Jadi Penyapu Jalan, Pengemis Bandung Minta Gaji Rp 10 Juta

Mendengar solusi yang diberikan Wali Kota berupa pekerjaan penyapu jalan, pengunjuk rasa malah menanggapi dingin.

Ditawari Kerja Jadi Penyapu Jalan, Pengemis Bandung Minta Gaji Rp 10 Juta
Tribun Jabar/TIAH SM
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menemui pengemis dan anak jalanan di Balai Kota, Senin (30/9/2013). Wali Kota menawarkan solusi kepada para pengemis untuk bekerja menjadi penyapu jalan yang digaji Pemkot Bandung. 

TRIBUNNEWS.COM - Pengunjuk rasa dari kalangan gelandangan pengemis dan anak jalanan seusai mendatangi ke kantor DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh melanjutkan aksinya ke kantor Wali Kota Bandung Jalan Wastukancana, Senin (30/9).

Para pengunjuk rasa minta kebijakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menangani pengemis dan anak jalanan tidak sekadar ditertibkan tapi diberi pekerjaan yang layak.

Mendengar solusi yang diberikan Wali Kota berupa pekerjaan penyapu jalan, pengunjuk rasa malah menanggapi dingin. Sebagian pengemis tersebut menunjukan ketidaksukaan atas rencana Emil dan sebagian mengeluh karena tidak mau menjadi tukang sapu.

"Kalau mau dipekerjakan seperti itu, apakah bapak siap menggaji sesuai dengan kebutuhan mereka? Apakah bapak bisa menggaji mereka Rp 4 juta sampai Rp 10 juta. Kalau hanya gaji Rp 700 ribu tidak akan cukup," ujar Priston salah seorang orator dari Gerakan Masyarakat Djalanan (GMD).

Emil pun secara tegas meminta kepada pengemis untuk mau mengikuti ketentuan dari Pemkot Bandung. Jika tidak, penertiban akan terus dilakukan.

"Pekerjaan sudah disiapkan, tempat tinggal sudah ada dan makan diberi, jika tidak mau ya suka tidak suka harus taat aturan yang ada, jalanan harus bebas dari pengemis dan anak jalanan," ujar Emil.(Tribun Jabar/tsm)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved