• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribunnews.com

BNN Kupang Sudah Periksa Pejabatnya yang Digerebek

Rabu, 2 Oktober 2013 00:55 WIB

Laporan Wartawan Pos Kupang, Sipri Seko

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang, Martha Salendang, mengatakan, pihaknya sudah memanggil dan memeriksa Kepala Seksi  Bimbingan dan Daya Masyarakat BNN Kota Kupang, Ricky Therik. Ricky yang digerebek istrinya bersama warga di salah satu kos di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, karena berduaan dengan wanita idaman lain (WIL).

Martha dikonfirmasi Pos Kupang melalui telepon genggamnya, Selasa (1/10/2013), terkait pemeriksaan terhadap bawahannya itu. Ia membenarkan sudah memanggil dan memeriksa Ricky Therik atas permintaan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kupang.

Martha menjelaskan, BKD Kota Kupang menyarankan Ricky Therik diperiksa langsung oleh atasannya. Sebagai atasan, ia sudah memanggil dan memeriksa Ricky terkait dengan dugaan perselingkuhan dengan mahasiswi Universitas Cendana (Undana) DT.

Dikatakannya, hasil pemeriksaan akan dilaporkannya kepada BKD Kota Kupang dan selanjutnya ditindaklanjuti di sana. Sebab, Ricky  adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkot Kupang.

Terkait hasil pemeriksaan, ia hanya menjawab akan disampaikan ke BKD Kota Kupang dan yang pasti wartawan Pos Kupang sudah mengetahuinya. "Saya kira Pos Kupang lebih tahu toh hasilnya seperti apa," kata Martha sambil tertawa.

Kepala BKD Kota Kupang, Ester Muhu, yang ditemui Pos Kupang di gedung  DPRD Kota Kupang mengatakan, ia sudah menyampaikan kepada Kepala BNN Kota Kupang sebagai atasan langsung untuk memeriksa Ricky Therik.

Ester mengaku belum memperoleh hasil pemeriksaan dari Kepala BNN. Jika sudah ada hasil akan ditindaklanjuti. Ester mengatakan, dirinya sudah menyampaikan kepada Kepala BNN Kota Kupang sebagai atasan langsung untuk memeriksanya. Menurutnya, ia belum memperoleh hasil pemeriksaan dari Kepala BNN, dan jika sudah ada hasil akan ditindaklanjuti.
Terkait persoalan ini, Ricky Therik belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali nomor teleponnya dihubungi namun tidak aktif.

Dekan FISIP Undana, Dr. Frans Gana, M.Si yang dihubungi, Selasa, mengatakan belum mengetahui kabar yang menggemparkan tersebut. "Saya  memang belum membaca berita tentang masalah perselingkungan itu di media, namun telah ada informasi seperti itu. Atas informasi itu, maka saya akan perintahkan PD I agar menelusuri mahasiswi tersebut, kata Frans Gana.

Menurut Gana, pihaknya akan mengecek keberadaan mahasiswinya tersebut, apakah masih aktif atau tidak, selain itu tentang persoalan yang dihadapinya.

Tentang sikap yang akan ditempuh lembaga, Gana menjelaskan, jika dalam penelusuran ditemukannya pelanggaran etika akademik, akan diklasifikasi, apakah pelanggaran itu berat, sedang atau ringan. Dan setelah membuat laporan, pihaknya akan melaporkan kepada rektor sebagai pengambil keputusan.

"Setelah ketahui persoalannya, maka akan ada juga sanksi ataupun peringatan kepada yang bersangkutan. Dan yang akan memberi keputusan adalah rektor, karena itu hasil penelusuran masalah itu akan kita laporkan ke rektor," katanya.  *

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2351001 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas