Sultan Hamengku Buwono Mantu Akhir Bulan Ini

Kamis, 10 Oktober 2013 06:44 WIB

Sultan Hamengku Buwono Mantu Akhir Bulan Ini
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
Iring iringan kirab kereta kuda dari Keraton Yogyakarta melintas di depan Gedung Agung, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta, Jumat (14/10/2011). Dalam gladi kirab kereta kuda untuk pengantin dari putri Sultan Hamengku Buwono X tersebut diikuti oleh prajurit keraton dan sejumlah kereta kuda, namun tidak menggunakan kereta Kiai Jong Wiyat peninggalan Hamengku Buwono VII yang akan digunkan oleh kedua mempelai menuju Bangsal Kepatihan pada hari H. (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI)

Tribunnews.com, Yogyakarta -  Sejumlah jalan di Yogyakarta akan ditutup selama berlangsung hajat mantu Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada 21-23 Oktober 2013. Kepolisian telah menyiapkan skenario pengalihan arus lalu lintas terkait hajatan ini.

Sri Sultan Hamengku Buwono X akan menikahkan putri keempatnya, Gusti Kanjeng Ratu Hayu, dengan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Notonegoro. "Pada ijab kabul, Selasa (22/2013), penutupan dan pengalihan arus akan dilakukan di semua jalan menuju Keraton Yogyakarta, mulai pukul 06.00 WIB," kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti, Rabu (09/10/2013).

Anny merinci, ruas jalan yang akan ditutup pada hari akad nikah itu adalah Jl Kauman atau Pos Besar kearah Jl Trikora dan Jl Ibu Ruswo, sampai pertigaan Wijilan. Lalu, akan ada sistem buka tutup pada ruas Jl P Senopati dan Jl KH Ahmad Dahlan, diarahkan ke Jl Bhayangkara.

Berikutnya, tutur Anny, Polda DIY juga mengantisipasi arus lalu lintas pada hari resepsi pernikahan yang digelar di Kepatihan, Rabu (23/10/2013). Pada hari itu akan digelar pula kirab pengantin.

Tujuh posko pengamanan, sebut Anny, akan disiapkan untuk pengamanan resepsi dan kirab tersebut. Lagi-lagi, sejumlah ruas jalan akan ditutup dan diberlakukan pengalihan arus lalu lintas.

Pada pos Gardu Anim, akan dilakukan penutupan jalan di sebelah utara Hotel Inna Garuda. Arus lalu lintas dari Jl Mataram ke Jl Malioboro diarahkan lurus ke arah Jl Abu Bakar Ali atau jembatan Kleringan.

Arus lalu lintas dari Kota Baru, lanjut Anny, dialihkan ke Jl Mataram. Sementara lalu lintas dari Jl P Mangkubumi diarahkan ke Kota Baru dan Jl A Jazuli. Lalu lintas menuju Jl Mataram akan diarahkan melalui Stadion Kridosono.

Halaman
12
Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help