Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

15 Pemuda Cianjur Jalan Kaki Temui KPK dan Presiden SBY

Senin, 21 Oktober 2013 03:31 WIB

15 Pemuda Cianjur Jalan Kaki Temui KPK dan Presiden SBY
TRIBUN JAKARTA/ERI KOMAR SINAGA

TRIBUNNEWS,COM, CIANJUR - Lima belas pemuda asal Kabupaten Cianjur yang peduli terhadap pemberantasan korupsi, akan berjalan kaki menuju kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Istana Negara di Jakarta, Senin (21/10/2013).

Aksi tersebut, sebagai bentuk keprihatinan terhadap aparat penegak hukum khususnya di Kabupaten Cianjur, yang dinilai lemah terhadap penanganan dan pemberantasan kasus korupsi.

"Di Kabupaten Cianjur sudah darurat penegakan hukum. Aparat penegak hukum terlihat melindungi koruptor yang ada di Kabupaten Cianjur. Koruptor sama sekali tak tersentuh oleh hukum," kata kordinator aksi Yana Nurjaman kepada Tribun, Minggu (20/10/2013).

Yana mengatakan, perjalanan yang akan menghabiskan waktu sekitar 17 jam itu untuk bertemu dan mengadu kepada Ketua KPK Abraham Samad dan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menuturkan, dirinya ingin menyampaikan persoalan kasus korupsi Mamin Gate 2007-2009 yang pelaku utamanya belum tertangkap.

"Kami ingin bertemu dengan SBY adalah untuk menyampaikan pesan agar tidak memberikan perlindungan kepada pelaku tindak pidana korupsi. Terlebih lagi jika pelaku itu merupakan pengurus Partai Demokrat," kata Yana.

Untuk menemui Ketua KPK dan SBY, Yana mengaku dia dan rekan-rekannya hanya berbekal sebuah spanduk yang berisikan aspirasi masyarakat terhadap kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Cianjur.

Selain dua agenda tersebut, menurut Yana, dia dan rekan-rekannya juga akan menyerahkan ratusan surat dukungan dari masyarakat Cianjur untuk penuntasan kasus korupsi satu di antaranya kasus Mamin Gate.

"Target kami satu hari satu malam akan menyampaikan amanat dan pesan dari masyarakat dari Kabupaten Cianjur," kata Yana. Dalam perjalanan menuju Jakarta, kelima belas pemuda ini hanya dikawal sebuah mobil pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Menurut Yana, perjalanan menempuh 60 km itu akan dimulai pada pukul 11.00 di Lapangan Joglo, Kecamatan Cianjur. Sebelum berangkat ke Jakarta, ujar Yana, pihaknya akan melakukan ritual khusus.

"Kami akan melempar telur dulu sebelum berangkat. Selain itu di Jakarta nanti, kami juga akan melakukan aksi sebagai bukti kami serius terhadap penuntasan kasus korupsi di Kabupaten Cianjur," kata Yana. (cis)

Editor: Reza Gunadha
Sumber: Tribun Jabar

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas