Sabtu, 4 Juli 2015
Tribunnews.com

Sidang Dugaan Pembunuhan Berlangsung Tegang

Kamis, 31 Oktober 2013 04:42 WIB

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Keluarga korban kasus dugaan pembunuhan dengan terdakwa Ayung, keberatan atas kesaksian tertulis Candra Gunawan Wijaya dalam sidang lanjutan di PN Cirebon, Rabu (30/10). Keluarga korban menganggap kesaksian Candra dibuat-buat. Keluarga korban pun meminta saksi Candra dihadirkan dalam persidangan.

Dalam keterangan tertulis yang dibacakan jaksa, Candra mengatakan Ayung telah mengeluarkan uang lebih dari Rp 120 juta untuk perawatan korban Yoyo di rumah sakit, biaya pemakaman, tahlilan dan lain-lain. Dana sebesar itu sebagai bentuk tanggung jawab Ayung selaku menantu korban.

Keluarga korban, termasuk anak Yoyo yang juga istri Ayung, Rini menyangkal keterangan Candra. Saat hadir di persidangan, Rabu siang kemarin, Rini mengatakan pihak keluarga mau menerima bantuan Rp 120 juta dari Ayung karena di bawah tekanan. Bahkan kata Rini, semula Ayung meminta keluarga korban agar tidak memperkarakan masalah ini dengan alasan Ayung khilaf.

Menurut Rini, untuk perawatan korban tidak sepenuhnya menggunakan uang pemberian Ayung. Keluarga juga mengeluarkan kocek sendiri dan untuk perawatan di rumah sakit menggunakan asuransi.

"Kami juga tidak tahu siapa Candra Gunawan Wijaya, dia siapanya Ayung sehingga keterangannya malah meringankan terdakwa. Sudah jelas Ayung sengaja membakar," kata Rini.

Rini kesal terhadap jaksa karena tak bisa menghadirkan Candra ke persidangan. Malah keterangan tertulis Candra dianggap meringankan terdakwa. Rini pun menduga ada yang tak beres dalam kasus Ayung ini. Apalagi ketika penyidik meminta rekaman pengakuan Yoyo atas percobaan pembunuhan oleh Ayung, tak dijadikan bukti dalam persidangan. Padahal, menurut Rini, semestinya rekaman itu diperdengarkan dalam persidangan.

Keluarga korban tetap pada keyakinannya bahwa Ayung membakar Yoyo telah direncanakan. Karena itu keluarga korban minta Ayung dihukum mati.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas