Rabu, 26 November 2014
Tribunnews.com

Pemkab Kediri dan Blitar Rebutan Gunung Kelud

Rabu, 6 November 2013 15:00 WIB

Pemkab Kediri dan Blitar Rebutan Gunung Kelud
IST
Gunung Kelud

Laporan Wartawan Surya Didik Mashudi

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Pemkab Blitar berharap segera ada solusi terkait sengketa kepemilikan Gunung Kelud. Namun, upaya itu masih menemui kendala karena belum ada iktikad dari Pemkab Kediri untuk melakukan pembicaraan.

"Pemkab Blitar berharap segera ada win-win solusion sehingga ada kejelasan pengelolaan Gunung Kelud. Namun, ada pihak yang masih enggan melakukan pembicaraan," ungkap Joni Setiawan, Kabag Humas Pemkab Blitar kepada Surya Online, Rabu (6/11/2013).

Joni menjelaskan, sebelum ada keputusan terkait status Gunung Kelud, pihaknya mengharapkan Pemkab Kediri menahan diri. Karena selama ini memang masih belum ada kejelasan tapal batas wilayah kedua kabupaten.

"Posisinya sekarang masih nol atau status quo. Sehingga sangat ironi jika ada pihak yang telah mengklaimnya," jelasnya.

Terlebih, Pemkab Kediri telah membangun sarana dan prasarana wisata  di Gunung Kelud dengan  memakai dana APBD. "Dasarnya  membangun itu apa? Karena sekarang masih status quo," ujarnya.

Terkait kegiatan Festival Gunung Kelud yang digelar Dinas Pariwisata Pemkab Kediri, Joni menilai kegiatan itu tak menjadi persoalan. Tapi, masalahnya menjadi berbeda kalau dikaitkan dengan batas administrasi pemerintahan.

Sementara Gubernur Jatim Pakde Karwo menegaskan, posisinya saat ini masih status quo. Karena penentuan batas wilayah kedua daerah itu sekarang dilakukan pemerintah pusat.

Namun, gubernur menyatakan, pihaknya berharap penyelesaian kepemilikan Gunung Kelud diserahkan sesuai kultur  masyarakat yang ada di kedua daerah.

Ia mengakui, proses penyelesaiannya masih panjang dan membutuhkan waktu. "Prinsip dasarnya akan diselesaikan oleh masyarakat desa di sekitar gunung bersama pimpinannya," tambahnya.

Pakde Karwo menjelaskan, berdasarkan hasil pengukuran batas wilayah yang telah dilakukan beberapa waktu lalu memang banyak sekali temuan baru. Sementara untuk penyelesaiannya, memerlukan waktu yang tak sedikit.

Editor: Reza Gunadha
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas