• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribun Pemilu 2014

Cari Biaya Kampanye Alasan Caleg PPP Merampok Nasabah Bank

Jumat, 29 November 2013 03:18 WIB
Cari Biaya Kampanye Alasan Caleg PPP Merampok Nasabah Bank
TRIBUNSUMSEL.COM/SIEMEN MARTIN
Baliho calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Musirawas Periode 2014 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Indra Kusuma. 

TRIBUNNEWS.COM – Demi mencari dana untuk kampanye, calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Musirawas, Indra Kusuma (46), nekat merampok nasabah bank beberapa daerah di Jawa Timur dan Yogyakarta.

Uang hasil rampokan dikirim ke tim sukses untuk sosialisasi. Petualangan Indra berakhir setelah polisi memergoki komplotannya sedang beraksi di Bank BRI Cabang Jombang, Jatim.

Indra warga Dusun II Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo, Musirawas dan empat rekannya Bambang Irawan alias Asra (35) asal Lahat, Kelvin Jacky Amora (24) dan Suharlani (36) asal Bengkulu, serta Devin (23) asal Bandar Lampung dibekuk Satreskrim Polres Jombang, Selasa (26/11). Mereka dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukan barang bukti yang dibuang.

Komplotan penjahat lintas provinsi ini dikuntit polisi setelah menerima laporan dari Kastutik, korban perampokan nasabah BRI Cabang Tuban usai mengambil uang Rp 100 juta pada 11 November lalu.

       Lihat: Jadwal Pemilu Legislatif

Polisi memantau pergerakan Indra Cs beraksi di Surabaya, Sidoarjo, Kediri, dan terakhir dibekuk di Jombang. Satu laporan korban perampokan diterima Polres Tuban dari Polda Jogja. Setelah tertangkap, Polres Jombang kemudian menyerahkan kelima tersangka ke Polres Tuban.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 3 unit sepeda motor, uang tunai Rp 7.450.000, 5 lembar uang dolar, 10 handphone, 11 kartu ATM, dan 1 buah cutter. Uang Rp 7,45 juta itu sisa perampasan Rp 100 juta milik Kastutik, Manajer sekaligus Ketua Koperasi KSP Lohjinawe di Kabupaten Tuban. Para pelaku ini mengaku sudah membaginya. Tiap orang mendapatkan jatah Rp 15 juta.

Empat pelaku mengakui uang itu telah dikirim kepada istri di kampung untuk membiayai kehidupan keluarga. Sedang selebihnya digunakan untuk membiayai perampokan atau perampasan selanjutnya.

Sementara Indra terang-terangan mengaku kalau mengirimkan uang hasil perampokan kepada tim suksesnya di kampung untuk kegiatan kampanye. Dia baru pertama kali ini maju sebagai caleg. Karena itu butuh uang yang sangat besar untuk membiayai promosi dirinya di masyarakat.(*)

“Ya ini uangnya untuk nyaleg, minimal biayanya sampai seratus juta rupiah. Semua dananya ditanggung pribadi. Saya kalau di partai hanya sebagai anggota,” kata Indra kepada SURYA (grup Tribun di Surabaya) saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Tuban atas kasus perampokan itu, Kamis (28/11/2013).

Uang sejumlah itu digunakan untuk membuat dan memasang baliho bergambar dirinya, serta membiayai politik uang untuk memuluskan pencalonannya di Musirawas. "Uang ini saya pakai untuk dana kampanye. Soalnya untuk pencalonan ini, saya harus memakai dana pribadi," kata Indra.

Pantauan Tribun Sumsel (Tribunnews.com Network), hampir di sepanjang jalan terdapat beberapa baliho besar gambar Indra Kusuma Caleg DPRD Mura. Sedikitnya terdapat 15 titik baliho terpasang di setiap pinggir-pinggir jalan menuju rumahnya dan di jalan lintas Tugumulyo.

Rumah bercat hijau dengan bentuk rumah toko (ruko) miliknya berada di jalan Dusun II. Di depannya terdapat usaha pengisian air galon. Saat Tribun Sumsel (Tribunnews.com Network) mencoba mengunjungi kediamannya tersebut, tampak sepi hampir tidak ada satupun keluarganya yang terlihat.(men/surya/adrianus adhi)

Simak berita-berita caleg yang dihimpun TRIBUNnews.com:

Caleg DPRD Solo Aniaya Bocah 12 Tahun

Foto Caleg Perempuan Diduga Isap Sabu

Tukang Parkir Ini jadi Caleg

Caleg PKS di Jambi Buat Surat Palsu Mengenai Keperjakaan

Suami Andi Soraya Rekayasa Perceraian Demi Jadi Caleg?

Andi Herlina Tetap Fokus Sosialisasi Caleg Meski Konflik dengan Suami

Temui Paranormal Joko Bodo, Caleg Peroleh Batu Akik dan Keris

Caleg Datangi Makam Keramat Jelang Pemilu: Selipkan Foto di Pusara

Para Caleg Bertawasul di Makam Arya Wiratanudatar

Caleg Partai Besar Seminggu Sekali Sambangi Petilasan Mbah Kuwu Sangkan

Lima Caleg DPR RI-DPRD Jabar-DPRD Kota Kunjungi Makam Kian Santang

Jane Shalimar Lebih Fokus Pikirkan Jadi Caleg Ketimbang Pernikahannya

Jimat Seharga Rp 10 Miliar jadi Bekal Caleg Pemalas

Warga Panga Ditikam Gara-gara Berdebat Soal Caleg

Angel Lelga Bantah Berjilbab Karena Jadi Caleg

Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Makassar Positif Gunakan Narkoba

Caleg Demokrat di Kendari Aniaya Mantan Istri Suaminya

Caleg di Malang Raya Ramai-ramai Datangi Dukun

Caleg Partai Nasdem Tertangkap Nyabu

Caleg DPR RI Asal Makassar Ini Tertangkap Mengisap Sabu

Caleg Perempuan Golkar di Ponorogo Tipu Pensiunan TNI

Caleg Gerindra Disidang Gara-gara Pukul Perempuan

Caleg Partai Demokrat Simpan Sabu di Plastik Klip

Mayoritas Caleg DPRD Bangka Belitung Hanya Tamatan SMA dan Paket C

 

 


Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Sumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
23 KOMENTAR
2595861 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas