ICW: Lima Anggota DPR RI Asal NTT Terkategori Politisi Busuk

Senin, 30 Desember 2013 00:15 WIB

Laporan Wartawan Pos Kupang, Fredy Bau

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG--Lima orang anggota DPR RI (legislator) asal  Daerah Pemilihan (Dapil) NTT I dan NTT II disebut-sebut masuk kategori politisi busuk. Lima legislator ini, antara lain tiga dari Dapil NTT II, dua dari Dapil NTT I.

Ini merupakan data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang dibeberkan dalam seminar sehari yang digelar Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang di Phoenix Kupang, Sabtu (28/12/2013).

Aktivis ICW, Sely Martini, ketika tampil sebagai salah satu pembicara dalam seminar itu mengungkapkan, berdasarkan data dari ICW, secara nasional ada 24 orang legislator yang terkategori politisi busuk, termasuk lima legislator asal dapil NTT.

Sely hanya menyebut inisial kelima legislator itu, namun didesak peserta seminar agar menyebut secara lengkap lima legislator itu untuk diketahui publik. Desakan itu tidak dipenuhi Sely.  Lima legislator asal Dapil NTT, yakni SN, HH, CM, PL dan MM.

Sely mengatakan, untuk menentukan seorang politisi itu terindikasi politisi busuk, dilihat dari lima indikator yang dipakai oleh ICW. Pertama, politisi yang namanya pernah disebut dalam keterangan saksi atau dakwaan JPU terlibat serta atau turut menerima sejumlah uang dalam sebuah kasus korupsi.

Kedua, politisi bekas terpidana kasus korupsi. Ketiga, politisi yang pernah dijatuhi sanksi atau terbukti melanggar etika dalam pemeriksaan BK DPR. Keempat, politisi yang mengeluarkan pernyataan di media yang tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi. Kelima, politisi yang mendukung upaya revisi UU KPK yang berpotensi memangkas dan melemahkan kewenangan lembaga KPK.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help