Empat Imigran Afrika Hilang di Laut

Kami kehilangan empat orang. Pada jam delapan pagi, tanggal 1 Januari lalu

Empat Imigran Afrika Hilang di Laut
Net
Ilustrasi

- Laporan Wartawan Pos Kupang, Apson Benu

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG--Gerombolan kedua imigran gelap asal Afrika, yang diinapkan di Hotel Ina Boi, Kupang, sejak Senin (6/1/2014), ternyata dirundung kesedihan yang mendalam. Empat orang temannya jatuh dan tenggelam di laut Australia pada Rabu, 1 Januari 2014 sekitar pukul 08.00 Wita. Hal ini diungkapkan Yousif Ibrahim Fasher (28) imigran asal Sudan, Afrika, ketika ditemui di Hotel Ina Boi, Kupang, Kamis (9/1/2014).

"Kami kehilangan empat orang. Pada jam delapan pagi, tanggal 1 Januari lalu. Keempat orang tersebut jatuh di laut Australia," kata Ibrahim yang merupakan satu-satunya imigran asal Afrika yang berbahasa Inggris.

Ia menambahkan, pihaknya sangat mengharapkan, adanya kerja sama dari pemerintah setempat untuk bisa mengtahui hal ini. Ia berharap, pemerintah Indonesia bisa membantu mereka untuk melakukan konsultasi dengan pihak pemerintah Australia. Ibrahim juga mengharapkan, pihak pemerintah Indonesia membantu mereka, untuk memberikan informasi tersebut ke pihak Australia agar mereka bisa mencari keempat temannya.

Informasi yang didapat dari Yousif Ibrahim Fasher, teman- temanya berasal dari Benua Afrika. Rinciannya, sembilan orang dari Sudan, 28 orang dari Somali, dua orang dari Fritrea, tiga dari Mesir dan satu orang dari Ghana. Sementara dua orang di antaranya dari Yaman dan Lebanon.

Ibrahim menambahkan, pihaknya sangat menginginkan adanya informasi kepastian mengenai keadaan keempat orang temanya itu, apakah sudah meninggal ataukah masih hidup. "We do not know. Wheter our frends are stil life or die," ungkapnya.

Disaksikan Pos Kupang, hampir semua imigran berkulit gelap yang menginap di Hotel Ina Boi tersebut, tampak masih berusia muda. Rata-rata belum berkeluarga. Mereka terlihat bermain kartu dan saling bercanda. *

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help