• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

Anak Buah Bunuh Bos karena Kesal Gajinya tak Dibayar

Jumat, 10 Januari 2014 18:28 WIB
Anak Buah Bunuh Bos karena Kesal Gajinya tak Dibayar
Ilustrasi bawa pisau

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Novi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - AH, warga Ketapang, Kalimantan Barat, nekat mengajak duel yang lantas menewaskan pengusaha jasa konstruksi bernama Tody Gunawan (35), Jumat (10/1/2013).

Duel maut berujung tewasnya Tody itu, ternyata dipicu oleh keterlambatan pembayaran gaji. AH (56), tersangka pembunuhan adalah karyawan Tody yang berstatus kepala tukang.

Tody tewas setelah berduel dengan AH di Warkop Robusta, kawasan Pasar MT Haryono, Ketapang. Di sekujur tubuhnya, terdapat sembilan luka tusukan. AH sudah diamankan di Polres Ketapang.

AH mengakui tak menyesali perbuatannya. Ia juga mengaku siap menjalani proses hukum ke depan.

"Saya tahu itu perbuatan salah, tapi saya tak menyesal, mau diapakan lagi," ujar AH kepada Tribunpontianak.co.id, Jumat (10/1/2014,) di ruang Reskrim Polres Ketapang.

Menurut AH, ia sudah dua tahun bekerja pada Tody, dengan tugas sebagai kepala tukang. Tody diketahui berprofesi sebagai pengusaha jasa konstruksi.

Namun, pada proyek terakhir, uang gaji untuk AH dan tukang lainnya tersendat. AH nekat melakukan perbuatan itu setelah terlibat pertengkaran hebat dengan Tody terkait pembayaran gaji.

AH menceritakan, setelah berduel dengan Tody di lantai dua, ia langsung turun, minta antar ke Polres. Tapi, tak ada warga yang berada di warung kopi itu yangberani mendekatinya.

Peristiwa pembunuhan ini menghebohkan seantero Kota Ketapang, lantaran AH seusai melakukan aksinya akhirnya berjalan sendiri ke arah Pos Polisi Lalu Lintas di Bundaran Ale-ale sambil membawa pisau berlumuran darah.

Menurut seorang anggota polisi, korban Tody menderita 9 luka tusukan di sekujur tubuhnya. Ia sempat dinyatakan dalam kondisi kritis.

Tapi, akhirnya Tody menghembuskan nafas terakhir pada pukul 12.15 WIB di Rumah Sakit Bersalin Fatima Ketapang.

Warga Jl Brigjen Katamso ini, mengalami 9 luka tusukan di pangkal lengan kiri, perut, dan paha. Tersangka AH sudah diamankan Polres ketapang.

"Tadi sempat dibilang meninggal dunia, tak lama dokter bilang ada harapan, korban rupanya kritis. Namun, akhirnya korban meninggal dunia," ujar anggota polisi tersebut.

Editor: Reza Gunadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2774022 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas