PKS: Pemda Indramayu Nyaris Tak Terlihat di Lapangan Saat Banjir

Mahfudz Siddiq menilai Pemda Kabupaten Indramayu terlihat sangat lamban dan nyaris tak terlihat di lapangan saat banjir

PKS: Pemda Indramayu Nyaris Tak Terlihat di Lapangan Saat Banjir
HO/RizalSkid/Twitter
Antrean kendaraan yang mengangkut beragam kebutuhan warga di Jalan Raya Pantura sekitar Pamanukan, Subang, Jawa Barat, Senin (20/1/2014). Banjir di Indramayu-Subang-Cirebon membuat sejumlah ruas jalan Pantura terputus. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat, Mahfudz Siddiq menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu sangat lamban menangani banjir.

"Pemda Kabupaten Indramayu terlihat sangat lamban dan nyaris tak terlihat di lapangan," kata Mahfudz Siddiq, Sabtu (25/1/2014).

Seperti diberitakan, sudah empat orang meninggal akibat banjir yang melanda Indramayu beberapa waktu lalu. Keempat korban terseret arus banjir setinggi tiga meter itu.

"Dulu yang tidak terkena (banjir) sekarang terkena. Begitupun di Cirebon sebelah barat Arjawinangun, Palimanan, Gegesik, dan Kapetakan, juga parah. Ribuan hektar padi gagal tanam," terang Mahfudz.

Lebih lanjut Mahfudz mengatakan, penanganan yang lamban terkait bencana banjir di Indramayu menunjukkan pemda tidak peduli akan nasib warganya.

"Ini potret ketidakmampuan sekaligus ketidakpedulian Pemda Indramayu," tutupnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help