Gunung Sinabung Meletus

7 Aktivis GMKI Tewas saat Menyelamatkan Warga di Sinabung

Tujuh anggota GMKI, meninggal dunia karena tersapu awan panas Gunung Sinabung, saat mencoba menyelamatkan warga setempat.

7 Aktivis GMKI Tewas saat Menyelamatkan Warga di Sinabung
Tribun Medan/RISKI CAHYADI
Pengendara melintasi lahan perkebunan yang tertutup debu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, di Desa Suka Nalu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (17/1/2014). Erupsi Gunung Sinabung menyebabkan ribuan hektar tanaman di kawasan kaki gunung rusak, dan sedikitnya 26.298 warga mengungsi. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Reza Gunadha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tujuh anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), meninggal dunia karena tersapu awan panas Gunung Sinabung, saat mencoba menyelamatkan warga setempat, Sabtu (1/2/2014).

Ketua Umum GMKI Supriadi Narno mengatakan, ketujuh kadernya tersebut diserang awan panas saat menyusul sejumlah warga yang kembali ke lereng gunung untuk memeriksa kondisi kebun.

"Kami kehilangan kader-kader terbaik. Tapi kami bangga, mereka wafat saat melayani rakyat," kata Supriadi kepada Tribunnews.com, Minggu (2/2/2014) dini hari.

Ia menuturkan, kisah tragis tersebut bermula saat GMKI Cabang Kutacane, Aceh, mengirimkan enam anggotanya menjadi relawan kemanusiaan ke Desa Payung, Kaban Jahe, Sumatera Utara, Jumat (31/1/2014).

Keenam relawan itu ialah Fitri Napitupulu, Ketua Cabang GMKI Kutacane; Marudut Sihite, Sekretaris; Santun Siregar; Julfandi Siregar; Daniel Siagian; dan Asran Lubis, simpatisan GMKI. Bersama mereka, juga ikut meninggal  satu aktivis GMKI setempat, Mahal Surbakti.

"Keenam anggota menginap dirumah salah satu anggota GMKI Kaban Jahe, Bung Mahal Surbakti, yang juga menjadi korban di desa Payung," tuturnya.

Sabtu (1/2/2014) pagi, ketujuh relawan GMKI mengejar petani-petani yang naik ke Gunung Sinabung untuk segera kembali turun ke daerah aman.

"Saat melakukan pelayanan tersebut, Sinabung kembali menunjukkan aktifitasnya, yakni mengeluarkan asap yang mengakibatkan mereka meninggal dunia," jelasnya.

Kekinian, Pemimpin Pusat GMKI dan seluruh cabang di Indonesia berupaya menghubungi keluarga ketujuh korban untuk menyatakan belasungkawa.

"Sekali lagi, kami telah kehilangan kader-kader terbaik yang berjuang untuk kemanusiaan. Kami berharap, keluarga yang ditinggalkan tetap kuat dan tabah," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved