• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribunnews.com

Video Asusila Ulama di Bogor Beredar via Ponsel

Kamis, 13 Maret 2014 14:45 WIB
Video Asusila Ulama di Bogor Beredar via Ponsel
video mesum siswa

TRIBUNNEWS.COM BOGOR - Kabupaten Bogor kembali digemparkan dengan kasus video asusila yang kali ini menyeret nama salah seorang ulama yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di wilayah tersebut.

Berita soal video porno telah beredar selama sepekan ini di wilayah Kabupaten Bogor berawal dari daerah Cisarua, Puncak.

Informasi yang berkembang di masyarakat, video porno tersebut berkembang dari telepon genggam masyarakat. Peredaran video tersebut menuai protes masyarakat setelah diketahui pemeran video yang dikenal sebagai ulama setempat.

Video berdurasi 6 menit 36 detik tersebut diperankan oleh tiga orang yang terdiri dari satu pria dan dua wanita.

Santer berita bahwa pemeran pria mirip dengan SS yang dikenal sebagai Ketua BAZ Kabupaten Bogor, Ketua DKM Mesjid Baitul Faizin, dan Pengurus MUI setempat. Sementara dua wanita yang terdapat dalam video tersebut mirip IK dan TI.

Sejumlah media cetak lokal memberitakan IK adalah warga Desa Kopo, Kecamatan Cisarua yang adalah guru honorer di sebuah SD Negeri. Sementara, TI warga Desa Cibeureum, berkerja sebagai guru honorer TK.

Desak MUI
Sejumlah ulama di Cisarua telah mengambil sikap dengan mendesak MUI untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap kasus yang mencoreng nama besar umat Islam.

Penyataan sikap ini disampaikan oleh Ketua MUI Kecamatan Cisarua, KH Rahmatullah usai menggelar pertemuan dengan sejumlah ulama di wilayah tersebut.

"Kami mendesak MUI Kabupaten Bogor segera mengambil sikap untuk menindaklanjuti kasus ini. Baik menindak pelakunya untuk dinonaktifkan jabatannya sebagai pengurus," ujar Rahmatullah.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pengurus MUI Kabupaten Bogor sedang menggelar rapat koordinasi membahas sejumlah program di antaranya pernyataan sikap tentang dugaan asusila.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
4 KOMENTAR
3038491 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • carimuka-Kamis, 13 Maret 2014 Laporkan
    makanya jangan terlalu silau dengan orang yg selalu membawa atribut agama mereka juga manusia yg punya nafsu yg bisa begitu mudah tergelincir oleh kemaksiatan... jadi yg orang2 yg suka sweeping dan para pemburu hantu mestinya di hukum qishas nih orang apalagi kalau terbukti benar dosanya lebih besar daripada PSK yg memang benar2 karena faktor ekonomi
  • Teh Nunung-Kamis, 13 Maret 2014 Laporkan
    Nauzubillahimindzalik
  • Abdurrahman Al Hafizh-Kamis, 13 Maret 2014 Laporkan
    hanya agama islam saja yang paling tegas terhadap perilaku zina dan maksiat.
  • abib syech-Kamis, 13 Maret 2014 Laporkan
    di indonesa mah gak heran kejadian bgini....ustad cabul,ustad preman,ustad koruptor,ustad hoby jablayy......indonesa gitu lho..!!!!
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas