• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Tribunnews.com

Pembunuh yang Simpan Mayat dalam Drum Minta Maaf ke Keluarga Korban

Kamis, 20 Maret 2014 14:11 WIB
Pembunuh yang Simpan Mayat dalam Drum Minta Maaf ke Keluarga Korban
Kompas.com/M.Agus Fauzul Hakim Zainul
Ibad (22), tersangka pembunuhan terhadap seorang janda Eko Rovita (32) saat ekspos kasus di Mapolres Kediri Kota, Jawa Timur, Minggu (16/3/2014). 

TRIBUNNEWS.COM.KEDIRI - Zainul Ibad (22), tersangka pembunuh yang menyembunyikan jasad korbannya, Eko Rovita (32), di dalam drum, menyampaikan maaf kepada keluarga korban.

"Saya minta maaf kepada keluarga karena telah membunuh mbak Vita," kata mahasiswa jurusan Bahasa Inggris sebuah kampus swasta di Kota Kediri itu usai rekonstruksi, Kamis (20/3/2014).

Sejak awal rekonstruksi, warga Sumberagung Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri ini terus menundukkan kepala. Kedua matanya berwarna kemerahan dan wajahnya sayu.

Dalam rekonstruksi, pemuda berperawakan kecil ini menjalani 34 adegan pembunuhannya yang dilakukan pada Rabu (12/3/2014). Rekonstruksi tersebut berlangsung di rumah Toifur, orangtua Ibad, di lingkungan Bandar Ngalim Kelurahan Bandar Kidul Kota Kediri.

Menurut Mas Ahyat, teman tersangka yang turut menjadi saksi dalam pembunuhan itu, Ibad dikenal cukup santun sehari-hari. Oleh karena itu, dia tidak mengira Ibad tega melakukan pembunuhan.

"Saya enggak nyangka. Saya memang lihat dia (Ibad) saat menutup drum, tapi gak nyangka isinya mayat," kata Ahyat yang memelihara ayam di rumah Toifur sehingga memergoki Ibad saat mengecor drum.

Sepengetahuan Ahyat, Ibad mulai menerjuni bisnis makelar mobil sekitar sebulan yang lalu. Ibad ikut membantu pamannya yang berprofesi sebagai makelar.

"Sebelumnya, Ibad dan saya berjualan kelapa ke pasar. Trus dia bantu pamannya," kata rekan Ibad di pesantren ini.

Sebelumnya diberitakan, pembunuhan itu terkuak setelah seorang tetangga mencium bau busuk. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata dari mayat yang ada di dalam drum, Sabtu (15/3/2014). Latar belakang pembunuhan itu karena pelaku jengkel terhadap korban yang terus menagih jual beli mobil. Ibad menjadi makelar dalam jual beli mobil antara korban dan paman Ibad.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
3068901 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas