Petani Diminta Tetap Tanam Kedelai

Para pengusaha pertanian di Kabupaten Garut diminta tetap menanami lahannya dengan kedelai, padi, dan jagung,

Petani Diminta Tetap Tanam Kedelai
/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Para pengusaha pertanian di Kabupaten Garut diminta tetap menanami lahannya dengan kedelai, padi, dan jagung, pada akhir Maret 2014.

Hal ini dilakukan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyatakan curah hujan diperkirakan tetap tinggi hingga Juni 2014 di Kabupaten Garut.

Imbauan tersebut dinyatakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Garut Rudy Gunawan pada kegiatan Komando Percepatan Tanaman Kedelai Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Kedelai. di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogongkaler, Kamis (27/3).

Bupati Garut Rudy Gunawan, didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan  Hortikultura Tatang Hidayat, mengatakan Kabupaten Garut merupakan produsen kedelai terbesar di Jawa Barat. Per tahun, Kabupaten Garut menghasilkan 21.610 ton kedelai.

"Artinya 45,93 persen kedelai dari Jawa Barat berasal dari Kabupaten Garut. Tahun 1992 pun Kabupaten Garut menjadi urutan pertama penghasil kedelai di Jawa Barat sebanyak 68.513 ton per tahun atau memenuhi 44,48 persen produksi kedelai Jawa Barat," katanya dalam kegiatan Komando Tanam Kedelai 2014 tersebut.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan kebutuhan Jawa Barat terhadap kedelai mencapai 400 ribu ton per tahun. Artinya, Jawa Barat sangat kekurangan kedelai karena hanya memproduksi 47.473 ton per tahun. (sam)
 

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved