Pemilu 2014

Caleg PKS Minta Warga Kembalikan 'Uang Politik' karena Tidak Memilihnya

Muhammad Jafar, caleg untuk DPRD Kabupaten Nunukan, dari PPKS, tampaknya tak mau rugi.

Caleg PKS Minta Warga Kembalikan 'Uang Politik' karena Tidak Memilihnya
KOMPAS.com/SUKOCO
Tak dapat suara di TPS, caleg PKS Nunukan no 7 minta kembali uang “money politik” kepada warga. Foto Kaharuddin memperlihatkan kuitansi pengembalian uang politik kepada Muhammad Jafar. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Muhammad Jafar, calon anggota legislatif (Caleg) untuk DPRD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tampaknya tak mau rugi.

Caleg nomor urut 7 tersebut, meminta warga mengembalikan uang yang diberikannya sebelum Pemilu 2014 digelar pada Rabu (9/4/2014).

Pasalnya, Jafar sakit hati lantaran warga yang sudah mendapat uang justru tidak memilih dirinya. Alhasil, perolehan suaranya jeblok dan terancam tak dilantik jadi anggota DPRD.

Kaharuddin, satu warga yang menerima "politik uang" dari Jafar menuturkan, dia dan 22 pemilih di TPS 07, Kampung Nelayan, Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, mendapat uang total Rp 3.450.000.

Tapi, setelah penghitungan suara di TPS 07 selesai, Jafar mengetahui dirinya hanya mendapat dua suara pemilih.

"Dia datang ke rumah, berapa hari sebelum pencoblosan. Dia kasih uang, datang ke rumah mengatakan 'tolonglah cari-carikan suara di sini'. Dia menyerahkan uang untuk 23 suara," tutur Kaharuddin, Kamis (10/4/2014).

Pada 7 April atau dua hari sebelum pencoblosan, J memberikan 23 amplop untuk disebar. Setiap amplop berisi Rp 150.000. "Jumlah keseluruhannya R p3.450.000," ujarnya.

Saat memberikan uang tersebut, tak ada perjanjian antara Kaharuddin dengan J. "Dia cuma ngomong, hanya minta bantu dicarikan suara di perumahan nelayan TPS 07, Mansapa," ujarnya.

Setelah menerima amplop berisi uang, Kaharuddin lalu menyerahkan kepada warga. "Saya menambah uang Rp 600 ribu. Karena ada lagi empat orang warga yang minta. Itu uang saya sendiri, saya ratakan Rp150.000," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved