Calon Presiden 2014

Tim Jokowi Siap Awasi Gubernur Jabar

Patut diduga mereka bakal menyalahgunakan kewenangannya sebagai pejabat untuk memenangkan Prabowo

Tim Jokowi Siap Awasi Gubernur Jabar
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan istri memperlihatkan kertas suara yang telah mereka coblos saat menggunakan hak suaranya dalam Pemilu Legislatif 2014 di TPS 01, RW 01, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Rabu (9/4/2014). Aher datang ke tempat pemungutan suara bersama tiga anaknya dan harus antre menunggu selama lebih kurang 10 menit sebelum dipanggil masuk bilik suara. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Tim Advokasi Pemenangan Jokowi-JK Jabar akan mengawasi sepak terjang Gubernur dan Bupati/Wali Kota di Jabar yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Sebab patut diduga mereka bakal menyalahgunakan kewenangannya sebagai pejabat untuk memenangkan Prabowo-Hatta.

"Banyak kepala daerah itu kan jadi tim sukses Prabowo-Hatta. Untuk itu kami akan mengawasi gerakan mereka. Sebab sangat mungkin bakal menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye bagi Prabowo-Hatta," kata Koordinator Tim Advokasi Pemenangan Jokowi-JK Jabar, Abdy Yuhana di Kantor DPD PDIP Jabar di Bandung, Selasa (3/6/2014).

Menurut Abdi, selain mengawasi pergerakan para kepala daerah, pihaknya juga akan mencermati penggunaan anggaran oleh para kepala daerah pendukung Prabowo-Hatta. Jangan sampai, kata Abdy, APBD digunakan untuk memenangkan Prabowo-Hatta.

Selain akan mengawasi kepala daerah, Tim Advokasi Jokowi-JK juga akan memantau pergerakan anggota BIN (Badan Intelijen Negara). Menurut Abdy, anggota BIN harus netral pada Pilpres 2014. "Selain kepada anggota BIN, kami juga menekankan kepada anggota TNI dan Polri agar bersikap netral pada Pilpres 9 Juli 2014," kata Abdi.

Seperti diketahui, sejumlah kepala daerah di Jabar menjadi anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta. Diantaranya Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Bupati Bandung Dadang Nasser, Bupati Tasikmalaya UU Rizanul Ulum, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan bupati-wali kota lainnya.

Di Cianjur, lima parpol pengusung Jokowi-JK menggelar deklarasi tim pemenangan di kantor DPC PDI P Kabupaten Cianjur, Jalan Abdullah bin Nuh, Selasa (3/6). Selain dihadiri masing-masing ketua partai pengusung di tingkat Kabupaten Cianjur, Sekjen DPD PDI P, Gatot Cahyono, turut hadir dalam deklarasi pemenangan pasangan Jokowi-JK itu.

"Target kami 70 persen pasangan Jokowi-JK menang di Kabupaten Cianjur," kata Sekretaris DPC PDI P Cianjur, Iwan Permana. Untuk mencapai target itu, masing-masing partai yang memiliki relawan akan terjun langsung ke masyarakat.

"Tidak ada mobilisasi massa, semuanya kerja turun ke lapangan. Setiap relawan mempunyai segmen sendiri-sendiri untuk melakukan sosialiasi. Karena relawan ini ada yang dari petani, petani jaring apung, santri, dan lainnya," ujar Iwan.

Rasa optimistis diutarakan Gatot dalam pemenangan Jokowi-JK di Kabupaten Cianjur. Diakui jika Kabupaten Cianjur merupakan daerah yang menjadi perhatian khusus untuk pemenangan Jokowi-JK pada pilpres nanti. "Untuk Kabupaten Cianjur memang berat medannya, tapi kami targetkan minimal 50 persen plus. Kami juga sudah mempersiapkan jadwal kampanye di tingkat kecamatan sampai kota/kabupaten karena target kami di Jabar 60 persen," ujar Gatot.

Di Baleendah Kabupaten Bandung, meskipun Bupati Bandung Dadang M Naser berada di tim pemenangan Prabowo-Hatta, hal tersebut tidak membuat tim pemenangan Jokowi-JK pesimistis. Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung, Yadi Srimulyadi, mengatakan saat ini sosok figurlah yang dapat menentukan hati masyarakat dalam memilih capres. "Kita targetkan 50 persen lebih. Saya kira figur lebih menentukan," ujarnya saat deklarasi pemenangan Jokowi-JK di sekretariat DPC PDIP Kabupaten Bandung, Selasa (3/6).

Yadi menilai, sosok Jokowi sendiri dimata masyarakat Kabupaten Bandung dinilainya bagus. Hal itulah yang membuat dirinya sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-JK merasa yakin akan raihan suara di Kabupaten Bandung. "Jokowi bagus di mata masyarakat sini (Kabupaten Bandung)," katanya. (san/cis/cr1)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved