Jumog, Air Terjun Full Musik di Karanganyar

Air terjun Jumog di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah menawarkan keindahan alam yang sangat menakjubkan.

Jumog, Air Terjun Full Musik di Karanganyar
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Air Terjun Jumog 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Air terjun Jumog di Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar,  Jawa Tengah menawarkan keindahan alam yang sangat menakjubkan.

Keasrian dan kesejukan udara di air terjun yang berjarak 40km dari Kota Solo ini makin menyempurnakan wisata alam yang dikelola mandiri oleh warga Desa Berjo tersebut.

Air terjun ini dibangun pada 7 Agustus 2004 lalu oleh warga Desa Berjo, dengan menebas semak belukar hingga memunculkan pesona keindahan air terjun. Air terjun ini juga mengalir ke tiga cabang, yaitu Klueng, Kusumajati, dan Junleng.

Untuk bisa mencapai ke air terjun Jumog pengunjung yang menggunakan kendaraan umum dari kota Solo bisa menumpang bus ke Tawamangu, Terminal Karang Pandan.

Lalu lanjut ke arah Nglorong atau Terminal Kemuning. Selanjutnya harus menyewa ojek karena tidak ada kendaraan umum yang menuju ke air terjun Jumog.

Akses jalan menuju ke air terjun Jumog sangat mudah dan jalan yang dilalui juga beraspal mulus, berkelok, menanjak dan menikung.

Kendaraan yang dibawa pengunjung di parkir di dekat air terjun Jumog, lalu pengujung berjalan kaki ke arah loket tiket masuk Jumog.

Biaya yang dikenakan pada tiap pengunjung sangatlah murah, hanya Rp 3000 rupiah, pengunjung bisa menikmati air terjun Jumog yang memiliki ketinggian 25m.

Selepas dari loket tiket, untuk bisa menuju ke air terjun, pengunjung harus menuruni 116 anak tangga yang sudah permanen.

Selama menyusuri anak tangga, pengunjung tidak akan bosan karena nuansa asri dan hijau dari pepohonan di sekeliling air terjun yang sangat memanjakan mata.

Yang menjadi keunikan tersendiri dan hanya dimiliki oleh air terjun Jumog yakni selama di areal air terjun, pengunjung bisa mendengarkan musik.

Hiburan musik yang ditawarkan yakni campursari, organ tunggal, lagu-lagu koesplus, dan keroncong. Sehingga menciptakan kesan "air terjun full music"

Di setiap sudut areal air terjun, dipasang beberapa speaker untuk memutar lagu-lagu. Selain itu di areal air terjun, ada pula panggung sederhana yang siap menghibur pengunjung.

Berkunjung ke Jumog, kurang lengkap jika hanya sekedar berfoto air. Pasalnya kejernihan dan dinginnya aliran air Jumog bisa dinikmati untuk "basah-basahan".

Fasilitas lain yang bisa dinikmati di air terjun dengan ketinggian 1000mdpl itu yakni permainan anak, gazebo, dan kolam renang.

Jika pengunjuk lapar, di areal air terjun berjejer tempat makan yang menawarkan berbagai jenis makanan seperti sate kelinci, sate ayam, nasi goreng, dan lainnya.

Tags
Solo
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved