Hingga September AL Ranai Tangkap 10 Kapal Nelayan Ilegal Asal Vietnam

Sejak awal 2014 hingga saat ini, sudah 10 kapal asing nelayan Vietnam yang diamankan AL Ranai.

Hingga September AL Ranai Tangkap 10 Kapal Nelayan Ilegal Asal Vietnam
Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman
Komandan Pangkalan Angkatan Laut Tarempa, Letkol Laut (P) Agung Jaya Saktika (kiri) saat berbincang dengan tiga WNA Myanmar yang ditemukan oleh beberapa nelayan Desa Antang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Muhammad Ikhsan

TRIBUNNEWS.COM, NATUNA - Sejak awal 2014 hingga saat ini, sudah 10 kapal asing nelayan Vietnam yang diamankan AL Ranai. Kapal-kapal nelayan asing itu memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa dokumen.

Danlanal Ranai, Kolonel (P) Agus Hariyadi mengatakan titik lokasi masuk illegal entry yang dilakukan nelayan asing sering berpindah-pindah.

"Mereka biasanya pindah-pindah, mencari lokasi aman (blank spot), kami sejak 2014 ini, khusus di wilayah Ranai saja sudah mengamankan 10 kapal Vietnam tanpa dokumen, semuanya diproses, dan jumlah itu belum ditambah yang diamankan petugas AL di Tarempa," ujar Agus, Rabu (17/9/2014).

Penyidikan yang dilakukan AL Ranai terhadap illegal entry ini tidak hanya di Ranai saja, namun juga termasuk di Tarempa (Kabupaten Anambas) dan Kalimantan.

"Sekarang intensitas patroli Guskamla tambah banyak, seperti di Sabang Mawang KRI sudah sering stand by, begitu pun patroli di Tanjung Datuk," ujar Agus.

Hal tersebut tak hanya menyangkut illegal fishing dan illegal entry saja, namun juga terkait antisipasi pengamanan pulau-pulau perbatasan dari klaim-klaim negara tetangga.

"Kalau saya lihat ada penambahan jumlah KRI saat ini dari Guskamla, setidaknya hal ini juga memberikan ketenangan seluruh masyarakat diperairan Natuna," kata Agus.

Tags
AL Ranai
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help