Pendaki Tewas

Achmad Fauzy Baru Pertama Kali Mendaki Semeru

“Saya dan teman-teman tidak punya firasat apa-apa saat itu,” katanya.

Achmad Fauzy  Baru Pertama Kali Mendaki Semeru
surya/adrianus adi
Jenazaj Ahmad Fauzy (32), Mahasiswa S2 Jurusan Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tewas mendaki di Gunung Semeru ketika di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang, Jawa Timur.

Sekitar pukul 07.45, cuaca buruk disertai angin kencang memaksa mereka beristirahat di Watu Gede.

Saat itu Ali Akbar berada di posisi paling atas, kemudian Dedy dan Achmad Fauzy paling bawah.

“Jarak kami satu dengan yang lain sekitar 15 meter. Saat itu tiba–tiba ada batu dengan diameter sekitar 1 meter jatuh dari atas,” tutur Dedy.

Ia dan Ali bisa menghindari batu besar yang jatuh dari atas itu. Namun Achmad Fauzy tidak sempat menghindari batu tersebut dan menimpa bagian kepalanya.

Hidung dan mulut Fauzy sontak mengucurkan darah segar dan nyawanya gagal diselamatkan.

Setelah kejadian itu, Dedy memilih bertahan di Watu Gede untuk menunggu jenasah Achmad Fauzy. Ia sangat terpukul kejadian ini.

“Saya dan teman-teman tidak punya firasat apa-apa saat itu,” katanya.

Saat ini jenazah korban dibawa ke Ruang Jenazah di RS Syaiful Anwar.

Rencananya korban akan diberangkatkan langsung ke rumah duka di Kampung Tulakan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

Korban diketahui sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerahnya. Untuk meniti kariernya, korban melanjutkan pendidikan ke program pascasarjana di UGM Jogjakarta dengan beasiswa.

"Istri korban juga seorang dokter di Kabupaten Aceh Singkil," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Ayu Dewi Utari. (dri/uni)

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help