DPRD Maros Minta Dibelikan Laptop Seharha Rp 10 juta

Setelah meminta uang aspirasi sebesar Rp 1 miliar per orang, anggota DPRD Maros kembali meminta laptop untuk 35 anggota DPRD periode 2014-2019.

DPRD Maros Minta Dibelikan Laptop Seharha Rp 10 juta
Warta Kota/henry lopulalan/henry lopulalan
TIDUR DI JPO - Seorang pengemis tertidur lelap di jembatan penyebarangan orang (JPO) Jalan Sudirman, Setia Budi Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2014). Walaupun rajia gelandangan pengemis (Gepeng) digalakan tapi tidak membuat mereka jerah. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribun Timur Muthmainnah Amri

TRIBUNNEWS.COM, MAROS- Setelah meminta uang aspirasi sebesar Rp 1 miliar per orang, anggota DPRD Maros kembali meminta laptop untuk 35 anggota DPRD periode 2014-2019.

Hal ini mengemuka saat dewan membahas rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015.

Tak tanggung-tanggung, laptop yang diminta dewan seharga Rp10 juta per unit sehingga membutuhkan anggaran sedikitnya Rp 350 juta untuk pengadaan ini.

Sebelumnya dewan juga meminta dana aspirasi sebesar Rp 1 Miliar serta pengadaan kendaraan dinas baru untuk operasional setiap komisi. Padahal saat ini tiap komisi telah memiliki mobil untuk kelancaran kinerja dewan.

Sekretaris DPRD Maros, Towadeng mengatakan permintaan ini untuk memperlancar pelaksanaan tugas dan fungsi dewan yakni pengawasan, penganggaran dan legislasi.

"Contohnya pembuatan laporan kegiatan reses, panitia khusus, membuat pemandangan umum yang memang harus pake laptop," ujarnya, Selasa (9/12/2014).

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help